Laporkan Masalah

Pengaruh asap rokok pada Koklea :: Studi pada tikus putih (Rattus norvegicus)

SUGICHARTO, Muchamad Agus, Prof.dr. H. Soewito, Sp.THT-K

2005 | Tesis | PPDS I Ilmu Penyakit Telinga Hidung dan Tenggorok

Latar belakang: Berdasarkan bebera studi klinik telah diketahui bahwa kebiasaan merokok berhubungan dengan penurunan pendengaran. Merokok adalah faktor risiko utama untuk terjadinya disfungsi endotel yang akan berkembang menjadi aterosklerosis, dan koklea merupakan organ yang sensitif terhadap keadaan hipoksia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh asap rokok terhadap integritas histologis koklea. Desain: Potong lintang Pelaksanaan: 20 ekor tikus putih jantan (ratus norvegicus) dibagi menjadi 2 kelompok. Kelompok kontrol disimpan di dalam ruangan bebas asap rokok. Kelompok eksperimental diberi pajanan asap rokok 2 batang rokok per pajanan selama 1 jam, 2 kali sehari, setiap hari kerja selama 6 bulan dari bulan Juli 2004-Januari 2005. Koklea tikus diperiksa secara histopatologi di laboratorium patologi anatomi Fakulatas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada. Hasil: Dari 18 ekor tikus yang berhasil hidup sampai akhir masa pajanan (masing-masing kelompok 9 ekor) terdapat perubahan histologi pada 7 (77,7%) ekor tikus kelompok pajanan dengan RR 3,5 (95% CI: 0,66-34,53). Perubahan histopatolgi yang terjadi berupa kongesti pembuluh darah, degenerasi vakuoler, foam cell dan nekrosis sel rambut. Kesimpulan: Secara pemeriksaan histopatologis asap rokok berpengaruh pada kerusakan integritas histologis koklea. Kerusakan koklea pada kelompok pajanan asap rokok lebih banyak dibanding dengan kelompok kontrol dengan risiko relatif/RR sebesar 3,5 (95% CI: 0,66-34,53).

Background: Clinical studies have suggested that cigarette smoking may be associated with hearing loss. Smoking is a major risk factor for endothelial disfunction and developing atherosclerosis, and cochlea is a sensitive organ to hipoxia condition. In order to understand the vascular abnormalities observed in cochlea, we investigated the impact of tobacco smoke on integrity of cochlear histology. Design : Cross sectional. Setting: 20 male rats (rattus norvegicus) were divided into 2 groups. The control group was kept in room free from cigarette smoke, the experimental group was exposed to tobacco smoke, two cigarette per 1 hour exposure, twice a day, every work day, for 6 months from july 2004 – January 2004. The cochlea rats were examined in Patologi Anatomi Laboratory for histopatology examnation. Result : From 18 rats (9 control group and 9 experimental group), there were histopatological changes in 7 rats (77,7%) of experimental group with RR was 3,5 (95% CI: 0,66-34,53). The histopatological changes include of congestion of capilare, vacuolar degeneration, foam cell and necrosis of hair cells. Conclusion: The histopatological examination found the impact of tobacco smoke on histopatological damage in cochlea histology integrity. The relative risk/ RR of histopathological damage on experimental group was 3,5 (95% CI: 0,66-34,53).

Kata Kunci : Asap Rokok,Histologis Koklea, Tobacco smoke, cochlea, stria vascularis, hair cell and hearing loss


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.