Laporkan Masalah

Integrasi penginderaan jauh dan SIG untuk penerapan model estimasi suplai bahan bakar kayu tiap desa (Studi kasus disebagian kabupaten Lombok Barat, NTB)

W. Didik Pamungkas, Barandi Sapta Widartono, S.Si.

2004 | Skripsi | D3 PENGINDERAAN JAUH DAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFI SV

Tujuan dari penelitian ini adalah Menerapkan model integrasi, teknik Penginderaan Jauh dan SIG untuk keperluan estimasi suplai bahan bakar kayu tiap desa di sebagian Kabupaten Lombok Barat yang mencakup wilayah Kecamatan Bayan dan Kecamatan Gangga, dan juga untuk keperluan analisis akan kebutuhan bahan bakar kayu tiap desa pada daerah penelitian. Data primer yang digunakan dalam penelitian ini adalah citra Landsat TM tahun perekaman 1994 cakupan pulau Lombok, sedangkan data sekunder yang digunakan adalah data statistik penduduk mencakup data konsumsi kebutuhan bahan bakar kayu pertahun, data tingkat pendidikan penduduk, aksesibilitas, pendapatan, dan mata pencaharian penduduk. Data primer dan data sekunder ini kemudian diintegrasikan menggunakan teknik penginderaan jauh dan SIG sehingga menghasilkan peta akhir berupa Peta Kekurangan dan Kelebihan Bahan Bakar Kayu Tiap Desa di Kabupaten Lombok Barat NTB. Penelitian ini menggunakan metode tumpangsusun peta (overlay). Pengelompokan klas untuk estimasi suplai bahan bakar kayu mengacu pada klasifikasi yang telah dilakukan Wiranto (1993), Toxopeus (1994) dan Projo Danoedoro (1995). Klasifikasi penggunaan lahan dilakukan dengan pendekatan bentang lahan yaitu hasil identifikasi tutupan lahan dari citra Landsat TM (klasifikasi multispektral) ditumpangsusunkan dengan peta satuan medan daerah yang sama sehingga dihasilkan peta penggunaan lahan. Dari peta penggunaan lahan yang dihasilkan tersebut kemudian di tambahkan pada data atributnya dengan beberapa parameter data statistik mengenai suplai dan konsumsi bahan bakar kayu tiap desa sehingga dihasilkan peta suplai bahan bakar kayu per satuan fungsi penggunaan lahan, peta produksi dan konsumsi bahan bakar kayu tiap desa, serta peta kekurangan-kelebihan suplai bahan bakar kayu tiap desa di sebagian Kabupaten Lombok barat, NTB. Hasil yang didapatkan dari penelitian adalah Peta Penggunaan Lahan skala 1: 200.000 yang diperoleh berdasarkan tumpangsusun peta tutupan lahan hasil klasifikasi multispektral citra Landsat TM dengan peta satuan medan yang didapatkan dari interpretasi visual citra Landsat TM. Peta-peta lain yang dihasilkan dari penelitian ini berupa Peta Suplai Bahan Bakar Kayu per Satuan Fungsi Penggunaan Lahan, Peta Produksi Bahan Bakar Kayu Tiap Desa, Peta Konsumsi Bahan Bakar Kayu Tiap Desa dan Peta Kelebihan-Kekurangan Suplai Bahan Bakar Kayu Tiap Desa untuk sebagian wilayah Kabupaten Lombok Barat, Propinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

-

Kata Kunci : Penginderaan jauh,sistem informasi geografis,Bahan bakar kayu

  1. TA-2004-132892-abstract.pdf  
  2. TA-2004-132892-bibliography.pdf  
  3. TA-2004-132892-tableofcontent.pdf  
  4. TA-2004-132892-title.pdf