Preparasi dan Karakterisasi Nanokomposit Berbasis Epoksi dan Clay
Angga Zurrahman, Prof. Dr. Ir. Kusmono., S.T., M.T., IPM., ASEAN Eng
2010 | Skripsi | S1 TEKNIK MESINEpoksi selalu dikaitkan dengan bahan penguat, salah satu bahan penguat itu adalah tanah liat (clay). Tanah liat monmorillonite (OMMT) digunakan secara luas untuk menghasilkan epoksi clay nanokomposit karena perbandingan kontak permukaan lebih besar dan banyak tersedia pada alam serta harga yang relatif murah. Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah untuk meneliti pengaruh penambahan clay terhadap kekuatan tarik, ketangguhan terhadap retak (fracture toughness) dan keausan dari nanokomposit berbasis epoksi dan clay. Preparasi yang dilakukan adalah pencampuran epoksi dan clay selama dua jam dengan temperatur 750C, setelah itu dilakukan penghampaan selama 15 menit, diikuti dengan penambahan hardener (dicampur selama 5 menit). Selanjutnya campuran dituangkan ke dalam cetakan (diikuti dengan penghampaan selama 10 menit). Kemudian campuran yang telah dituang ke dalam cetakan di masukan kedalam oven selama dua jam dengan temperatur 800C. Setelah itu, dilanjutkan dengan post-curing dengan temperature 1500 C selama 2 jam. Dengan variasi penambahan clay sebesar 0, 2, 3, 4, 5, dan 6% wt, dapat dilihat pengaruh penambahan clay terhadap perubahan kekuatan tarik, fracture toughness dan keausan bahan komposit ini. Pada pengujian tarik, peningkatan kekuatan tariknya mencapai 40,56% dan pada pengujian fracture toughness, kenaikannya mencapai 19.05% sedangkan pada uji keausan kenaikan juga terjadi sebesar 21.9%.
-
Kata Kunci : epoksi, clay, nanokomposit