Laporkan Masalah

Pemanfaatan citra landsat thematic mapper dan sistem informasi geografi untuk menentukan arahan fungsi kawasan (Studi kasus dikabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta)

Saminingsih, Drs. Zuharnen, M.S.

2002 | Tugas Akhir | D3 PENGINDERAAN JAUH DAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFI SV

Seiring dengan meningkatnya kebutuhan lahan untuk mendukung hidup manusia, dibutuhkan suatu teknologi yang mampu memantau kondisi lingkungan tempat hidup manusia tersebut. Pemantauan ini dimaksudkan agar kelestarian lingkungan hidup tetap terkendali sehingga mampu menjamin kehidupan yang lebih baik bagi generasi sekarang maupun yang akan datang. Penginderaan jauh dan sistem informasi geografi (SIG) merupakan teknologi yang saling melengkapi dan berbasis keruangan. Salah satu upaya pengkajian teknologi yang berbasis keruangan adalah pemanfaatan Citra Landsat Thematic Mapper dan Sistem Informasi Geografi untuk pemetaan arahan pemanfaatan lahan Kabupaten Bantul. Penelitian ini bertujuan memanfaatkan Citra Digital Landsat Thematic Mapper untuk ekstraksi data parameter fisik medan dan memanfaatkan Sistem Informasi Geografi untuk mengolah, menyimpan, memproses, memanipulasi serta menganalisis dan menayangkan data sebagai dasar untuk penentuan arahan fungsi kawasan. Metode penelitian yang digunakan adalah interpretasi Citra Landsat Thematic Mapper untuk menyadap data penutup lahannya yang digunakan sebagai penentuan peta rekomendasi arahan fungsi kawasan, yang dilakukan dengan membandingkan dari arahan fungsi kawasan dan penutup lahannya. Penentuan arahan fungsi kawasan mengacu pada Keppres No. 32 tahun 1990 dan Kep. Mentan No. 837/kpts/Um/11/1980. Berdasarkan pedoman ini parameter yang digunakan yaitu: kemiringan lahan, data jenis tanah menurut kepekaannya terhadap erosi, data intensitas curah hujan harian rata-rata. Dari ketiga parameter tersebut dapat dioverlay untuk menentukan arahan fungsi kawasan. Dari hasil interpretasi dan analisa data dijadikan masukan sistem informasi geografi dengan prosedur digitasi, rasterisasi, manipulasi data, overlay data, anotasi dan hasil akhir berupa peta dan data grafis. Dari hasil penelitian dapat dilihat bahwa pemanfaatan lahan pada kawasan lindung seluas 5.494,5 Ha, kawasan penyangga seluas 29.650,16 Ha, kawasan budidaya tanaman tahunan seluas 2.212,4 Ha, dan kawasan budidaya tanaman semusim dan permukiman seluas 13.327,94 Ha. Dapat dilihat bahwa kawasan penyangga di Kabupaten Bantul paling luas areanya.

-

Kata Kunci : Citra landsat TM,Sistem informasi geografis,fungsi kawasan

  1. TA-2002-132787-abstract.pdf  
  2. TA-2002-132787-bibliography.pdf  
  3. TA-2002-132787-tableofocontent.pdf  
  4. TA-2002-132787-title.pdf