Penggunaan foto udara Pankromatik berwarna untuk pemetaan bentuklahan di wilayah kota Cilacap dan sekitarnya
Teguh Ariawan, Drs. Zuharnen, M.S.
2004 | Tugas Akhir | D3 PENGINDERAAN JAUH DAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFI SVBerkaitan dengan usaha inventarisasi dan evaluasi sumberdaya alam maka pemetaan yang terkait dengan data fisik sangat berguna untuk mendukung usaha tersebut. Sampai dengan kondisi sekarang, pemanfaatan data penginderaan jauh dan sistem informasi geografi sudah banyak digunakan sebagai data bantu untuk kegiatan pemetaan. Penelitian ini dimaksudkan untuk melakukan pemetaan bentuk lahan menggunakan data penginderaan jauh berupa foto udara pankromatik berwarna skala 1: 20.000. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan interpretasi secara langsung diatas layar monitor dengan metode digitasi on screen. Untuk identifikasi obyek dilakukan dengan menggunakan fasilitas zoom dan dengan pendekatan kunci interpretasi. Data tambahan juga diperoleh dengan melakukan cek lapangan untuk menguji hasil interpretasi. Pengolahan data foto udara dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak Envi 3.1 dan proses digitasi serta layout menggunakan perangkat lunak Arc/View 3.2. Hasil penelitian menunjukan bahwa bentuklahan terluas adalah beting gisik tua yaitu dengan luas 1796 Ha. Adapun bentuklahan yang lain adalah rataan lumpur (187 Ha), beting gisik muda (205,5 Ha), gisik (145,3 Ha), lagun (223,7 Ha), bekas lagun (3,6 Ha), dataran aluvial pantai (788,2 Ha) dan depresi antar beting gisik (1125 Ha).
-
Kata Kunci : Foto udara pankromatik berwarna, pemetaan bentuklahan