Pemanfaatan data penginderaan jauh dan sistem informasi geografi dalam menetukan tingkat kesesuaian lahan untuk lokasi tambak bandeng di sebagian pesisir barat laut kabupaten Sumbawa Nusa Tenggara Barat
Taufik Hidayat, Sigit Heru Murti B.S., S.Si., M.Si.
2003 | Tugas Akhir | D3 PENGINDERAAN JAUH DAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFI SVPenelitian ini bertujuan untuk memetakan tingkat kesesuaian lahan untuk lokasi tambak bandeng dengan memanfaatkan data Penginderaan Jauh dan Sistem Informasi Geografi, di sebagian pesisir barat laut kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah berupa data primer (Citra Landsat TM RGB 542 tahun 2000) dan data sekunder yang diperoleh dari BAPPEDA NTB berupa peta kemiringan lereng, peta curah hujan dan peta tekstur tanah yang seluruhnya berformat digital. Kemudian parameter penggunaan lahan dan buffer jarak terhadap garis pantai diekstraksi dari Citra Landsat TM. Metode yang digunakan adalah metode tumpangsusun (overlay) dan pembandingan (Matching) mengacu pada kriteria yang telah disusun oleh Tim Proyek Marine Resources Evaluation and Planning (MREP) tahun 1997 dan Tim penyusun Basis Data Perikanan Sebagian Daerah Cilacap, Jawa Tengah tahun 1999. Semua parameter masukan ditumpangsusunkan untuk kemudian dilakukan pembandingan berdasarkan kriterla yang digunakan dengan cara memberi kode tertentu untuk setiap kelas kesesuaiannya. Sedangkan untuk ekstraksi peta penggunaan lahan dan garis pantainya, digunakan metode digitasi layar (on-screen digitizing) melalui software Arc View. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah peta tingkat kesesuaian lahan untuk lokasi tambak bandeng di sebagian pesisir barat laut kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat. Jumlah luas lokasi yang sesuai adalah 0% yang berarti bahwa tidak ditemukan lahan yang sesuai secara fisik untuk lokasi tambak bandeng. Namun yang ada hanyalah lokasi yang agak sesuai dengan luasan sebesar 298.49 Ha atau sekitar 2% dari luas daerah penelitian, kemudian untuk lokasi yang tidak sesuai yakni sebesar 50.063,26 Ha (58%) sedangkan sisanya adalah laut dengan luas 34.642,01 Ha (40%).
-
Kata Kunci : Penginderaan jauh, sistem informasi geografis,Kesesuaian lahan, Tambak Bandeng