Laporkan Masalah

Evaluasi Sistem Mikro Klinis Rawat Jalan Eksekutif : Peranan Patient Navigator dalam Meningkatkan Jumlah Kunjungan Pasien dan Loyalitas Pasien di RSAB Harapan Kita

CITRA FEBRIONY, dr. M. Lutfan Lazuardi, M.Kes., Ph.D

2026 | Tesis | MAGISTER KEBIJAKAN DAN MANAJEMEN KESEHATAN

Latar Belakang: Patient navigator (PN) merupakan salah satu inovasi pelayanan yang berperan dalam membantu pasien menavigasi sistem pelayanan kesehatan, meningkatkan koordinasi layanan, dan memperbaiki pengalaman pasien. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa PN dapat meningkatkan akses pelayanan dan kepuasan pasien. Namun, bukti mengenai pengaruhnya terhadap jumlah kunjungan dan loyalitas pasien pada layanan rawat jalan eksekutif masih terbatas. 

Tujuan: Menganalisis hubungan implementasi PN dengan jumlah kunjungan pasien dan loyalitas pasien rawat jalan eksekutif di RSAB Harapan Kita.

Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Analisis jumlah kunjungan pasien menggunakan desain quasi experimental  dengan pendekatan retrospective before-after berdasarkan data sekunder tahun 2024 sebagai periode sebelum implementasi patient navigator dan tahun 2025 sebagai periode sesudah implementasi PN. Analisis loyalitas pasien menggunakan desain cross-sectional berdasarkan data primer dari 106 responden yang dipilih dengan teknik consecutive sampling. Data primer dikumpullkan menggunakan kuesioner skala Likert yang telah memenuhi uji validitas dan reliabilitas. Analisis data meliputi uji independent samples t-test, korelasi Spearman Rank, dan regresi linear berganda.  Penelitian telah memperoleh persetujuan etik dari Komite Etik FKKMK Universitas Gadjah Mada serta Komite Etik Penelitian Kesehatan RSAB Harapan Kita.

Hasil : Jumlah kunjungan pasien rawat jalan eksekutif meningkat dari 32.606 kunjungan pada tahun 2024 menjadi 37.602 kunjungan pada tahun 2025 dengan peningkatan rerata kunjungan bulanan 15,32%. Hasil independent samples t-test menunjukkan terdapat perbedaan rerata jumlah kunjungan yang bermakna secara statistik antara periode sebelum dan sesudah implementasi PN (t = -2,669; p = 0,014). Hasil analisis korelasi Spearman Rank  menunjukkan hubungan yang kuat dan positif antara implementasi PN dengan loyalitas pasien (r=0,790; p < 0>

Kesimpulan: Implementasi PN berhubungan dengan peningkatan jumlah kunjungan dan loyalitas pasien rawat jalan eksekutif. Patient navigator berpotensi menjadi strategi penguatan sistem mikro klinis yang mendukung peningkatan pengalaman pasien dan keberlanjutan layanan rumah sakit.

Background: Patient navigation (PN) is a service innovation that assists patients in navigating healthcare systems, enhances care coordination, and improves patient experience. Previous studies have demonstrated that PN can improve access to healthcare services and patient satisfaction. However, evidence regarding its impact on patient visits and patient loyalty in executive outpatient services remains limited.

Objective: To analyze the association between the role of PN, patient visits, and patient loyalty in executive outpatient services at Harapan Kita Mother and Child Hospital.

Methods: This study employed a quantitative approach. Patient visit volume was analyzed using a retrospective before-and-after quasi-experimental design based on secondary data, with 2024 representing the pre-implementation period and 2025 representing the post-implementation period of the PN program.Patient loyalty was analyzed using a cross-sectional design based on primary data collected from 106 respondents selected through consecutive sampling. Primary data were collected using a Likert-scale questionnaire that had demonstrated satisfactory validity and reliability. Data were analyzed using the independent samples t-test, Spearman’s rank correlation, and multiple linear regression. Ethical approval was obtained from the Medical and Health Research Ethics Committee of the Faculty of Medicine, Public Health and Nursing, Universitas Gadjah Mada, as well as the Health Research Ethics Committee of Harapan Kita Mother and Child Hospital.

Results: The number of executive outpatient visits increased from 32,606 visits in 2024 to 37,602 visits in 2025, representing a 15.32% increase in average monthly visits. The independent samples t-test  demonstrated a significant difference in the mean number of outpatient visits between the pre- and post- impleentation periods of the PN program (t = -2,669;p = 0,014). Spearman’rank correlation revealed a strong positive association between patient navigator implementation and patient loyalty (r=0.790; p<0>

Conclusion: The implementation of patient navigation was associated with increased executive outpatient visits and higher patient loyalty. Patient navigation has the potential to serve as a clinical microsystem-strengthening strategy that supports improved patient experience and the sustainability of hospital services.

Kata Kunci : patient navigator, sistem mikro klinis, loyalitas pasien, kunjungan pasien, rawat jalan eksekutif.

  1. S2-2026-537224-abstract.pdf  
  2. S2-2026-537224-bibliography.pdf  
  3. S2-2026-537224-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2026-537224-title.pdf