STUDI SIFAT MEKANIS KOMPOSIT HIBRID BERBASIS EPOKSI/CLAY/SERAT GELAS
Prastyo Winarto, Prof. Dr. Ir. Kusmono., S.T., M.T., IPM., ASEAN Eng
2011 | Skripsi | S1 TEKNIK MESINPenelitian ini bertujuan untuk mempelajari penambahan clay terhadap kekuatan tarik, kekuatan bending, kekuatan impak dan kekuatan abrasif spesifik pada komposit hibrid epoksi-clay serat gelas. Variasi clay montmorillonite (MMT) digunakan sebagai penguat (reinforcement). Sebelum clay dicampur dengan resin epoksi, dipanaskan terlebih dahulu selama 8 jam dengan temperatur 80°C. Selanjutnya dilakukan pencampuran resin epoksi dengan variasi clay 0, 1, 2, 3, 4, 5 % berat selama 2 jam dengan temperatur 80°C dengan putaran 750-800 rpm, setelah itu dilakukan penghampaan selama 10 menit, dan diikuti penambahan hardener (dicampur selama 3 menit). Proses selanjutnya adalah laminasi campuran resin dengan serat gelas dalam cetakan, dimana sistem penuangan campuran resin dengan pengerolan serat gelas dilakukan secara bertahap setiap lapisan hingga lapisan ke empat. Kemudian setelah proses preparasi selesai, cetakan dimasukan kedalam oven selama 2 jam dengan temperatur 80°C. Setelah itu dilanjutkan dengan proses post curing selama 2 jam dengan temperatur 150°C. Hasil pengujian kekuatan tarik, kekuatan bending dan kekuatan impak pada komposit hibrid epoksi-clay serat gelas didapatkan kekuatan terbaik pada penambahan clay 1 %wt. pada kekuatan tarik didapatkan peningkatan sebesar 7.66 %, pada kekuatan bending didapatkan peningkatan sebesar 52.37 % dan pada kekuatan impak didapatkan peningkatan sebesar 34.57 %. Sedangkan pada pengujian abrasif spesifik didapatkan kekuatan terbaik pada penambahan clay 2 %wt yaitu sebesar 28 %wt.
Kata Kunci : Epoksi, clay, serat gelas, komposit hibrid