Laporkan Masalah

SIFAT FISIS, MEKANIS DAN KARAKTERISTIK LAJU PERAMBATAN RETAK R=0,1 DAN R=0,3 SPECIMEN COR GRAVITASI VELG RODA DUA BERBAHAN BAKU ALUMINIUM SEKRAP

Yanuari Kurniawan, Ir. Priyo Tri Iswanto, S.T. M.Sc., Ph.D., IPM., ASEAN Eng

2011 | Skripsi | S1 TEKNIK MESIN

Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui sifat fisis, mekanis, dan karakteristik perambatan retak pada paduan aluminium cor gravitasi berbahan baku aluminium sekrap. Velg merupakan bagian dari kendaraan yang sangat penting untuk dijaga kualitasnya demi kenyamanan dan keamanan pengemudi. Penggunaan metode cor gravitasi dan aluminium sekrap sebagai bahan baku dalam memproduksi velg masih sangat banyak dijumpai, terutama pada produsen lokal. Velg merupakan bagian dari kendaraan yang dikenai pembebanan dinamis secara terus-menerus dan berulang saat kendaraan beroperasi, sehingga material dapat mengalami kelelahan. Tanda kelelahan tersebut dapat muncul dalam bentuk retak pada material. Kemunculan suatu retak dapat menimbulkan kegagalan pada suatu material dalam jangka waktu tertentu. Untuk itu, perlu adanya perancangan yang baik untuk mengantisipasi adanya retak. Metode perancangan dapat dilakukan dengan cara mengamati karakteristik laju perambatan retak pada material velg cor gravitasi berbahan baku aluminium sekrap. Pengujian ini dimaksudkan untuk mempelajari karakteristik perambatan retak pada material yang beroperasi selama waktu tertentu. Pada penelitian ini diteliti sifat fisis, mekanis, dan karakteristik laju perambatan retak fatik dari material. Pada pengujian perambatan retak dilakukan dengan memvariasikan rasio tegangan, yaitu sebesar R = 0,1 dan R = 0,3, untuk mengetahui pengaruh rasio tegangan terhadap laju perambatan retak. Hasil pengujian menunjukkan adanya perbedaan dengan adanya variasi rasio tegangan. Karakteristik laju perambatan retak material yang dihasilkan dari penelitian dinyatakan dengan nilai konstanta Paris, yaitu pada R = 0,1 nilai C sebesar 5,5E-15 dan nilai m sebesar 7,783, sedangkan untuk R = 0,3 nilai C adalah 5,165E-16 dan nilai m adalah 9,042. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa nilai C dan m tersebut berpengaruh terhadap laju perambatan retak.

Kata Kunci : laju perambatan retak fatik, rasio tegangan, velg cor gravitasi

  1. S1-FTK-2011-Yanuari_Kurniawan-abstract.pdf  
  2. S1-FTK-2011-Yanuari_Kurniawan-bibliograf.pdf  
  3. S1-FTK-2011-Yanuari_Kurniawan-introduction_.pdf  
  4. S1-FTK-2011-Yanuari_Kurniawan-title.pdf