Laporkan Masalah

Uji Keterandalan Appendikogram pada Penegakan Diagnosis Appendisitis Kronis di RSUP DR. Sardjito Yogyakarta Tahun 1997-1998

Marsudi Tresno, Dr. Soegijanto, DSB, Onk.; Dr. Marijata, DSB,B.

1999 | Skripsi | S1 PENDIDIKAN DOKTER

Penderita dengan nyeri perut kanan bawah yang ringan dan persisten sering membuat bingung bagi penderita dan juga dokternya. Nyeri tersebut dapat merupakan petunjuk adanya proses patologi pada apendiks dan salah satu cara memvisualisasikan keadaan apendiks diperlukan pemeriksaan apendikogram. Selama awal Januari 1997 sampai akhir Desember 1998 di Unit Bedah RSUP Dr. Sarujito telah dilakukan penelitian pada penderita apendisitis kronis, yang bertujuan untuk mengetahui hubungan antara apendikogram dan gambaran histopatologinya. Dipergunakan data pada penderita yang secara klinis, radiologis apendikogramnya dan histopatologi dari spesimen hasil pembedahan. Subyek penelitian keseluruhan 53 penderita, terdiri dari 18 laki- laki, 35 perempuan (umur berkisar antara 14 - 65 tahun). Semua penderita mengeluh nyeri perut di kuadran kanan bawah lebih dari 3 minggu. Dilakukan pemeriksaan apendikografi dengan barium per oral dengan hasil apendikogram parsial 15, apendikogram negatif 36, dan positif 2. Hasil pemeriksaan histopatologi yaitu 43 apendisitis kronis, dan 10 penderita apendisitis kronis eksaserbasi akut. Sensitifitas pemeriksaan apendikogram 96,23%. Karena prosedur pemeriksaan ini relatif sederhana dan sensitifitasnya cukup tinggi, maka pada penderita dengan nyeri perut kanan bawah yang kurang jelas sebaiknya dilakukan pemeriksaan apendikogram.

Kata Kunci : Appendisitis, Nyeri perut, Patologi

  1. S1-FKU-1999-Marsudi-Trisno-abstract.pdf  
  2. S1-FKU-1999-Marsudi-Trisno-bibliography.pdf  
  3. S1-FKU-1999-Marsudi-Trisno-tableofocntent.pdf  
  4. S1-FKU-1999-Marsudi-Trisno-title.pdf