Laporkan Masalah

Eksplorasi Implementasi Sistem Penugasan Perawat Di Ruang Rawat Inap RSUD Kota Kotamobagu Sulawesi Utara

HARIANSYAH MOKODOMPIT, Ariani Arista Putri Pertiwi, S.Kep., Ns., MAN., DNP

2026 | Tesis | S2 Magister Keperawatan

Latar Belakang: Sistem penugasan perawat berperan penting dalam menjamin kontinuitas, kualitas, dan keselamatan pelayanan keperawatan. Namun, implementasinya di rumah sakit masih menghadapi tantangan terkait sumber daya manusia, tata kelola, dan dukungan organisasi.

Tujuan: Mengeksplorasi implementasi sistem penugasan perawat di ruang rawat inap RSUD Kota Kotamobagu, Sulawesi Utara.

Metode: Penelitian menggunakan desain kualitatif eksploratif. Partisipan terdiri atas 11 kepala ruang rawat inap yang dipilih dengan total sampling. Data dikumpulkan melalui focus group discussion (FGD), observasi, dan telaah dokumen. Triangulasi sumber melibatkan dua kepala seksi bidang keperawatan dan 11 perawat pelaksana. Analisis data menggunakan Content Analysis.

Hasil: Analisis menghasilkan tiga tema utama. Pertama, dinamika implementasi sistem penugasan dalam pelayanan keperawatan, yang menunjukkan penerapan sistem secara adaptif melalui kombinasi metode tim dan fungsional, meskipun masih terdapat keterbatasan pemahaman metode penugasan. Kedua, kompleksitas hambatan dan dukungan dalam implementasi sistem penugasan, yang mencakup ketidaksesuaian sumber daya manusia, keterlambatan pengembangan kompetensi, tata kelola yang belum optimal, keterbatasan fasilitas, serta dukungan organisasi. Ketiga, strategi adaptif dan harapan penguatan sistem penugasan, yang menggambarkan upaya kepala ruang dalam menjaga pelayanan serta harapan terhadap penguatan sistem, pemenuhan sumber daya, pengembangan kompetensi, dan peningkatan mutu pelayanan.

Kesimpulan: Implementasi sistem penugasan perawat di ruang rawat inap RSUD Kota Kotamobagu berlangsung secara dinamis dan adaptif, namun belum didukung secara optimal oleh sumber daya manusia, tata kelola, dan pengembangan kompetensi. Penguatan kebijakan, evaluasi sistem, pemenuhan sumber daya, dan pengembangan kompetensi diperlukan untuk meningkatkan efektivitas sistem penugasan dan kualitas pelayanan keperawatan.

Kata Kunci: Sistem penugasan perawat, kepala ruang, ruang rawat inap.

Background: The nursing care delivery system plays an important role in ensuring the continuity, quality, and safety of nursing care. However, its implementation in hospitals continues to face challenges related to human resources, governance, and organizational support.

Objective: To explore the implementation of the nursing care delivery system in inpatient wards at Kotamobagu Regional General Hospital, North Sulawesi.

Method: This study employed an exploratory qualitative design. Participants consisted of 11 inpatient ward managers selected through total sampling. Data were collected through focus group discussions (FGDs), observations, and document reviews. Source triangulation was conducted by involving two nursing division section heads and 11 staff nurses. Data were analyzed using Content Analysis.

Result: The analysis generated three major themes. First, the dynamics of nursing care delivery system implementation in nursing services, which revealed that the system was implemented adaptively through a combination of team and functional nursing methods, although limitations in understanding nursing care delivery methods remained. Second, the complexity of barriers and support in the implementation of the nursing care delivery system, including mismatches between human resource needs and availability, delays in competency development, suboptimal governance, limited facilities, and organizational support. Third, adaptive strategies and expectations for strengthening the nursing care delivery system, which reflected ward managers’ efforts to maintain service delivery as well as their expectations regarding system strengthening, resource fulfillment, competency development, and quality improvement of nursing care.

Conclusion: The implementation of the nursing care delivery system in the inpatient wards of Kotamobagu Regional General Hospital was dynamic and adaptive; however, it was not yet optimally supported by human resources, governance, and competency development. Strengthening policies, conducting system evaluations, ensuring adequate resources, and enhancing competency development are necessary to improve the effectiveness of the nursing care delivery system and the quality of nursing care.

Keywords: nursing care delivery system, nurse manager, inpatient units

Kata Kunci : Sistem penugasan perawat, kepala ruang, ruang rawat inap.

  1. S2-2026-537530-title.pdf