Laporkan Masalah

Morfokronologi beting pantai antara muara sungai Progo dan muara sungai Opak

Sambiyo, Prof. Dr. Karmono Mangunsukardjo, M.Sc.; Dr. Sutikno

1981 | Skripsi | S1 GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGAN

Daerah penelitian terletak antara muara 3. Progo dan muara 3. Opak, di daearh ini masih jelas kronomorfologi-nya. Tujuan penelitian mempelajari morfologi dan krono logi beting pa ntai. Netode yang digunakan interpretasi foto udara, kerja lapang untuk menguji kebenaran hasil interpretasi, pengukuran sampel morfometri, pengamatan sifat fisis tanah lapangan, pengamatan struktur beting pantai dan pengambilan sampel material. Hasil interpre tasi disajikan dalan bentuk peta, pengukuran dan penga-matan serta pengambilan sampel material setelah diana. lisa laboratorium disajikan dalam bentuk tabel dan gan-bar kemudian diuraikan dalan bentuk tulisan muda, Baerah penelitian dapat dibedakan menjadi 4 unit ben-tuk lahan yaitu: beting pantai tua, beting pantai lekukan (swales) dan dataran banjir 8.Opak. Korfometri beting pantai: iebar beting pantai tua antara 675 750m dan beting pantai muda 650-800, Tinggi beting pantai tua antara 10-15 m dan beting pantai muda 28 m di atas muka laut. Panjang beting pantai tua antara 5,3 -6,3 km dan beting pantai muda 4,68 km. Luas daerah penelitian 12,83 km², terdiri dari luss beting pantai tua 3,94 km², beting pantai muda 4,53 km², lekukan 2,76 ??² dan luas dataran banjir 1,6 km². Profil beting pantai tua mempunyai keniringan antara 1 9º dan beting pantai muda 4 23° 2 Ukuran butir material yang dominan pasir sedang (0,5-0,2 mm). Beting pantai tua telah tertutup oleh bukit pa-sir, sedang beting pantai muda baru terjadi proses pen-bentukan bukit pasir. Pembentukan beting pantai ditentu-kan oleh gelombang, pasang surut dan aras. Tinggi gelom-bang antara 0,135,6 ,panjang gelonang antara 9,5-192 dan periode gelombang antara 1,7-11,1 út. Fasang su rut rata-rata 115,18 en dan arus dari barat pada bulan 11 No Desember Juli dan uari Timur pada bulan Agustus penber dengan kecepatan antara 2538 cm/dt. pari fak-tor-faktor tersebut beting pantai terbentuk pada keting-gian 2-3 n di atas nuka laut. Kronologi beting pantai capat dikelompokkan menjadi dua kelompok yaitu beting pantai tua dah beting pantai muda dengan lima periode pembentukan yaitu: beting pantai tua 1 (11), beting pantai tua 2 (12), beting pantai muda 1 (M1), beting pantai nuda 2 (K2) dan beting pantai muda 3 (M3).

-

Kata Kunci : Beting pantai,Morfokronologi,Muara sungai

  1. S1-1981-1727-abstract.pdf  
  2. S1-1981-1727-tableofcontent.pdf  
  3. S1-1981-1727-title.pdf