Laporkan Masalah

Kepekaan Mycobacterium Tuberculosis terhadap Ciprofloksasin (Invitro)

Betty Suryawati, Dra. Ning Rintiswati, MKes.; drh. Sitti Rahmah Umniyati, SU

1998 | Skripsi | S1 PENDIDIKAN DOKTER

Resistensi kuman tuberkulosis terhadap obat-obat antituberkulosis merupakan penyebab kegagalan pengobatan tuberkulosis. Resistensi tersebut saat ini tidak hanya terhadap obat tunggal tetapi juga pada gabungan obat-obat antituberkulosis terutama obat-obat esensial seperti INH, Rifampicin, Streptomicin, Pirazinamid dan Ethambutol. Oleh sebab itu perlu dicari dan dikembangkan obat baru yang masih peka terhadap Mycobacterium tuberculosis, diantaranya obat alternatif tersebut adalah golongan Fluoroquinolone generasi baru yaitu Ciprofloxacin. Ciprofloxacin merupakan salah satu anti mikroba yang cukup poten terhadap berbagai macam bakteri dan merupakan obat yang cukup aman bila digunakan dalam jangka panjang. Saat ini Ciprofloxacin mulai dipertimbangkan sebagai obat tuberkulosis alternatif untuk Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kepekaan atau sensitivitas Mycobacterium tuberculosis terhadap Ciprofloxacin secara invitro. sensitivitas Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental sederhana, yaitu dengan melakukan uji terhadap 50 isolat Ciprofloxacin.

Kata Kunci : Tuberkulosis, Resistensi kuman, gagal pengobatan

  1. S1-FKU-1998-94656-Betty-Suryawati-abstract.pdf  
  2. S1-FKU-1998-94656-Betty-Suryawati-bibliography.pdf  
  3. S1-FKU-1998-94656-Betty-Suryawati-tableofcontent.pdf  
  4. S1-FKU-1998-94656-Betty-Suryawati-title.pdf