Dinamika Proses Pencarian Informasi Dosen dalam Pengembangan Karier di Politeknik Pembangunan Pertanian Bogor
Inarotul Nur Halizah, Dr. Muhamad Sulhan, SIP., M.Si.
2026 | Tesis | S2 Kajian Budaya dan Media
Dosen di Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor
terjebak dalam dilema beban kerja ganda yang ekstrem. Di satu sisi, mereka
dituntut memenuhi angka kredit akademik, namun di sisi lain harus turun ke
lapangan mengawal program teknis Kementerian Pertanian. Konflik peran ini,
ditambah dengan ketiadaan akses langganan jurnal internasional dari institusi (breakdown
system), menyebabkan kemerosotan tajam publikasi ilmiah global merek.
Sebagai respons, para dosen mengembangkan strategi bertahan hidup (survival
strategy) yang melahirkan perubahan radikal dalam cara mereka mencari
informasi Untuk menyiasati keterbatasan waktu, sebagian dosen
memajukan tahap evaluasi kritis ke hulu pencarian dengan memanfaatkan
Kecerdasan Buatan (AI) seperti ChatGPT atau SciSpace sebagai penyaring awal (initial
filter). Guna menghindari jebakan sitasi palsu dan halusinasi data dari AI,
mereka memajukan proses verifikasi (verifying) dengan mengecek silang
rekomendasi AI langsung ke Google Scholar atau tautan jurnal asli sebelum
membaca naskah secara utuh.
Menariknya, perjuangan taktis ini terbagi berdasarkan
jenjang kepangkatan. Dosen muda di fase survival (Asisten Ahli dan
Lektor) memanfaatkan AI secara pragmatis demi kecepatan untuk memburu jurnal
yang murah, mudah, dan terbit cepat (fast track) guna menembus anomali
birokrasi kenaikan pangkat . Sebaliknya, dosen senior (Lektor
Kepala dan Guru Besar) berjuang di fase strategis demi menembus jurnal
internasional bereputasi tinggi. Mereka harus melakukan pembelajaran teknologi
secara otodidak ekstrem melalui YouTube serta memanipulasi kata kunci lokal
seperti mengubah kata "padi" menjadi "rice" agar
terbaca oleh algoritma penelusuran global. Pada akhirnya, adopsi teknologi
digital ini bukanlah sebuah tren kemewahan, melainkan langkah mutlak para dosen
untuk menyelamatkan karier akademik mereka di tengah keterbatasan sistem
kelembagaan.
Penelitian ini mengkaji dinamika proses pencarian informasi dosen di Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor dalam konteks pengembangan karier akademik. Menggunakan pendekatan kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan landasan Teori Dinamika Organisasi dan Model Perilaku Pencarian Informasi Meho-Tibbo. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa perilaku pencarian informasi dosen pada hakikatnya merupakan strategi bertahan hidup (survival strategy) untuk menyiasati beban kerja ganda (dual-function) sebagai akademisi dan birokrat kementerian, serta merespons sistem institusi yang mengalami breakdown akibat ketiadaan akses jurnal berbayar. Dinamika ini digerakkan oleh dua temuan utama. Pertama, terjadi transformasi taktik pencarian (pergeseran teoretis) yang memicu perubahan urutan (re-sequencing) pada Model Meho-Tibbo. Dosen memadukan strategi linier mesin pencari akademik dengan pemanfaatan Kecerdasan Buatan (AI) di hulu pencarian sebagai penyaring awal, di mana tahap verifikasi (verifying) dimajukan ke awal guna menghindari halusinasi data dan sitasi palsu (fake citation) sebelum membaca dokumen asli. Kedua, terdapat perbedaan strategi secara taktis berdasarkan jenjang kepangkatan. Pada fase survival (Asisten Ahli dan Lektor), dosen secara pragmatis menggunakan AI sebagai jalan pintas efisiensi demi memecah anomali birokrasi dengan mencari jurnal yang murah, mudah, dan terbit cepat (fast track). Sementara itu, pada fase strategis (Lektor Kepala dan Guru Besar), dosen berjuang menembus jurnal internasional bereputasi tinggi dengan menerapkan taktik inovatif seperti manipulasi kata kunci serta melakukan pembelajaran otodidak secara ekstrem karena minimnya pengawalan fasilitas institusi.
Kata Kunci : perilaku pencarian informasi, pengambangan karier dosen, dinamika informasi