Evaluasi terhadap fasilitas aksesibilitas bagi pengguna kursi roda di Stasiun Tugu Yogyakarta
SASMITA, Petrus Yudha, Dr.Ir. Sigit Priyanto, M.Sc
2005 | Tesis | Magister Sistem dan Teknik TransportasiPenyediaan fasilitas pada prasarana transportasi umumnya masih menerapkan standar manusia normal sebagai objek penggunanya. Akhirnya kesulitan untuk penggunaan fasilitas ini biasanya dialami bagi orang-orang yang mempunyai kemampuan fisik yang berbeda dari orang normal yaitu penyandang cacat. Penelitian ini mengevaluasi terhadap ketersediaan fasilitas aksesibilitas bagi pengguna kursi roda di Stasiun Tugu, mengetahui hambatan dan kesulitan yang dihadapi serta persepsi dan respon pengguna dari kursi roda dan menganalisis upaya-upaya perbaikan yang dapat dilakukan untuk peningkatan pelayanan dari fasilitas aksesibilitas pengguna kursi roda di Stasiun Tugu. Metode penelitian yang dilakukan adalah survei inventarisasi, survei wawancara dan kuisoner untuk mengetahui hambatan dan kesulitan memanfaatkan, persepsi Important- Performance Analysis serta respon dengan metode Stated Preference dari fasilitas aksesibilitas pengguna kursi roda. Hasil penelitian menunjukkan penyediaan fasilitas yang ada di Stasiun Tugu masih belum seluruhnya aksesibel dan mengakomodasi kebutuhan bagi pengguna kursi roda. Model persamaan dari probabilitas kemauan untuk melakukan perjalanan melalui Stasiun Tugu oleh pengguna kursi roda adalah Y = 0,226 + 0,381 ( ramp) + 0,188 (toilet) + 0,063 (loket). Variabel-variabel ini merupakan prioritas utama yang diinginkan untuk dilaksanakan kegiatannya di Stasiun Tugu Yogyakarta sehingga kesamaan kesempatan bagi pengguna kursi roda dalam segala aspek kehidupan dan penghidupan dapat diciptakan melalui penyediaan aksesibilitas tersebut.
Public facility, especially in transport, in general is still based on characteristics of normal human being as user standard. consequently, this fact causes some difficulties in using public facilities for persons with different physical ability from normal persons which are known as difable persons. The intentions of this study to evaluate evaluated the existence and availability of public facility and its accessibility for wheel-chaired users at Tugu Railways Station. Moreover, The objective was to know difficulties and obstacles in using public facility and also perception and response from wheel-chaired users. It was also aimed to analyze some improvement and solution efforts to be executed to improve service quality, especially in accessibility of public facility for wheel-chaired users. The methods used in this study were inventory survey, interview survey and questionnaire survey to know difficulties and obstacles in using public facility, perception with Important-Performance Analysis and also response using Stated Preference method from accessibility aspect of public facility for wheel-chaired users. The research concludes that the existence of public facility in Tugu Railways Station was still not accessible and could not accommodate the need of wheel-chaired users. The equation model and propability of willingness to do a travel from or to Tugu Railways Station for wheel-chair users was Y = 0,226 + 0,381 (ramp) + 0,188 (toilet) + 0,063 (ticket window). These variables were main variables which were desired to be implemented at Tugu Railways Station so that there should be same opportunity for wheel-chaired users in all aspects of life which could be implemented by providing that accessibility.
Kata Kunci : Prasarana Transportasi, Penyandang Cacat, Stasiun Tugu, Wheel-chaired users, accessibility, Tugu Railways Station, Evaluation.