Laporkan Masalah

Evaluasi pengoperasian jembatan timbang

YAYAT, Karda Dede, Dr.Ir. Sigit Priyanto, M.Sc

2005 | Tesis | Magister Sistem dan Teknik Transportasi

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kinerja jembatan timbang saat ini dan kemampuannya dalam menangani masalah pelanggaran kelebihan muatan, membandingkan kinerja jembatan timbang di Jawa Barat dan Yogyakarta, selanjutnya mendapatkan solusi yang lebih efektif dan efisien dalam menangani pelanggaran kelebihan muatan. Penelitian ini belum pernah dilakukan sebelumnya, karenanya belum tersedia contoh evaluasi pengoperasian jembatan timbang yang dapat dijadikan sebagai standar untuk menilai kinerja jembatan timbang. Pada penelitian ini, data dikumpulkan dari delapan unit jembatan timbang di Jawa Barat dan dua di Yogyakarta. Data yang dikumpulkan adalah data jumlah dan prosentase pelanggaran kelebihan muatan, serta volume kendaraan yang melewati jembatan timbang. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa jumlah dan prosentase pelanggaran kelebihan muatan yang terjadi di Propinsi Jawa Barat lebih besar apabila dibandingkan dengan Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Jumlah dan prosentase pelanggaran kelebihan muatan baik yang terjadi di Propinsi Jawa Barat maupun Daerah Istimewa Yogyakarta masih menunjukkan kecenderungan yang terus meningkat, artinya masih ada kekurangan dalam kebijakkan yang diambil Pemerintah Daerah untuk menekan angka pelanggaran kelebihan muatan angkutan barang. Upaya penanganan masalah selanjutnya direkomendasikan secara bertahap. Secara makro, penanganan masalah adalah dengan cara kebijakan yaitu dengan memperbaiki koordinasi antar depertemen/dinas yang menangani jalan sehingga diharapkan pengelolaan jalan lebih terarah. Dalam jangka panjang diharapkan ada penggabungan antara instansi tersebut baik di tingkatan pemerintah pusat atau daerah.Upaya penanganan secara mikro adalah dengan meningkatkan kemampuan kerja jembatan timbang itu sendiri sebagai sarana penegakan hukum (law enforcement) yang dilakukan pemerintah dengan cara fasilitas yang memadai seperti fasilitas lapangan penumpukan barang dan gudang untuk menyimpan barang sitaan.

The aim of this researh is to analyze vehicle weight limit to control overweight, to compare the ability of vehicle weight limit in West Java Province and Yogyakarta, then to find a better solution to ease the problem for better conditions. No work was found to be done previously, therefore it is difficult to find an evaluation standard. Data was collected from vehicle weight limit in West Java Province and two from Yogyakarta. The collected data consists of the data of overloaded vehicles, and traffic volume that passing by the vehicle weight limit. The results of the research showed that volume and percentage of overloaded vehicles were greater in West Java Province compare with Yogyakarta. But both of them show an increasing trend, meaning that the appropriate policy was not applied by the government. To avoid these conditions in the future, some recommendation are proposed. These consist of firstly, a proper policy to overcome the problems, secondly additional facilities are necessary and avaliable in the locations of vehicle weight limit such as warehouse, and sufficient space to store goods.

Kata Kunci : Jembatan Timbang,Evaluasi,Kelebihan Muatan, vehicle weight limit, overloaded, evaluation.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.