Laporkan Masalah

Uji tekanan pengembangan tanah subgrade pada ruas jalan Purwodadi-Blora :: Studi kasus kerusakan jalan di ruas Jalan Purwodadi-Blora, Kabupaten Grobogan-Propinsi Jawa Tengah

HERWANTA, Agus Yuli, Dr.Ir. Hary Christady Hardiyatmo, M.Eng.,DEA

2005 | Tesis | Magister Sistem dan Teknik Transportasi

Ruas jalan Purwodadi-Blora kondisi lapis permukaannya secara visual tidak bagus. Penilaian ini berdasarkan hasil pengamatan permukaan jalannya banyak yang bergelombang dan menyembul. Kerusakan ruas jalan tersebut merata disepanjang jalan. Untuk meninjau kerusakan ruas jalan ini dilakukan uji pengembangan dan tekanan pengembangan dan uji pendahuluan. Uji pendahuluan meliputi : pemeriksaan di lapangan, pengambilan sampel tanah, uji batas-batas konsistensi Atterberg untuk mencari batas cair, batas plastis dan indeks plastisitas, analisa ukuran butir untuk mencari gradasi tanah, analisa kimia dan mineral untuk identifikasi tanah. Selanjutnya dilakukan uji pengembangan dan tekanan pengembangan dengan menggunakan alat oedometer dengan menerapkan beban awal 6,9 kPa. Hasil penelitian menunjukkan tanah dasar jalan berupa tanah berbutir halus berplastisitas tinggi, yang mempunyai tingkat pengembangan antara 0,07% sampai 10,17%, dikategorikan sebagai tanah dengan pengembangan rendah sampai sedang. Nilai aktivitas tanah antara 4 sampai 27 sehingga tanah digolongkan mempunyai aktivitas yang tinggi. Hasil uji mineral didominasi oleh montmorillonite, halloysite, alphaquartz dan feldspar. Menurut sistem klasifikasi AASHTO hasil penelitian tanah menunjukkan klasifikasi tanah adalah A-7-6 yaitu pada titik 1, 2, 4, 5, 6, 9, 10, 11, 13, 14 dan A-6 yaitu pada titik 3, 8, 12 dan 15. Hasil pengujian tekanan pengembangan diperoleh tekanan pengembangan antara 31 kPa sampai dengan 523 kPa. Berdasar hasil penelitian tersebut, kerusakan lapis permukaan ruas jalan Purwodadi-Blora, Kabupaten Grobogan, Propinsi Jawa Tengah terjadi karena tingginya regangan pengembangan tanah dasar jalan tersebut.

The surface course of Purwodadi-Blora internodes road is visually damage. It is indicated by the condition of internodes road surface which is waving and upheavaling. The damage of internodes is spread evenly along the road. The study the damage of this internodes, it was conducted swelling test and swelling pressure and preliminary test. Preliminary test included field test, soil sampling, Atterberg’s limits test to find liquid limit, plastic limit, and plasticity index, grain size analysis to find soil gradation, chemical and mineral analysis to identify soil. The swelling test and swelling pressure then was conducted by using oedometer apparatus with application of initial load of 6,9 kPa. This research showed that subgrade road constituted fine grain with high plasticity in which it had the swelling strain between 0.07 and 10.17. The grade of soil activity is between 4 and 27, so it belongs to high activity soil. While mineral test showed that soil chemical composition is dominated by montmorillonite, halloysite, alpha quartz and feldspar. Based on AASHTO classification system, the result of soil test showed that the soil is classified into A-7-6 on the point of 1, 2, 4, 5, 6, 9, 10, 11, 13, 14 and A-6 on the point of 3, 8, 12 and 15. On the swell test, it is found that swelling pressure is between 31 kPa and 523 kPa. After the research was conducted, it can be concluded that the damage of surface course of Purwodadi-Blora internodes road, Java, caused by the high swelling pressure on subgrade.

Kata Kunci : Transportasi Jalan,Kerusakan Ruas Jalan,Tanah Ekspansif,Regangan Pengembangan, expansive soil, swelling strain, swelling pressure, oedometer


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.