Laporkan Masalah

Anemia Gizi Pada Anak Di RSUP Dr. Sardjito

Moh. Fuad, dr. Soeroyo Machfudz, DSA ; dr. Endy Paryanto, DSA

1996 | Skripsi | S1 KEDOKTERAN

Anemia gizi masih merupakan masalah Kesehatan yang besar, baik di negara maju maupun berkembang. Khususnya di Indonesia, ternyata anemia pada anak merupakan salah satu dari 10 penyakit yang terbanyak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelompok umur Risiko tinggi. Jenis kelamin Risiko tinggi, dan mengetahui keberhasilan terapi penderita anemia defisiensi gizi pada anak yang di rawat di Unit Penyakit Anak RSUP Dr. Sardjito. Penderita anamia gizi yang dirawat di Unit Penyakit Anak RSUP Dr. Sardjito mulai tahun 1993 sampai dengan tahun 1994 adalah 61 anak. Dari jumlah tersebut 65,57% merupakan anemi defisiensi besi, sedangkan anemi defisiensi asam folat dan defisiensi vitamin B 12 masing-masing 31,15% dan 3,28%. Penderita anemi gizi berisikio tinggi terdapat pada golongan umur kurang dari 1 tahun (40,98%), dan semakin dewasa mengalami penurunan jumlah kasusnya. Sedangkan jenis kelamin berisiko tinggi diderita olah anak laki-laki (52,46%). Gejala klinis penderita anemi gizi sewaktu masuk rumah sakit berupa pucat (100%), sukar tidur (77,05%), terlihat dan merasa Lelah (63,93%), nyeri kepala (37,70%) dan nafsu makan menurun (34,43%). Sedangkan pada semua pemeriksaan laboratorium didapatkan hasil yang rendah. Semua penderita anemi gizi pada saat control menunjukkan gejala klinis dan hasil pemeriksaan yang Kembali normal.

Kata Kunci : anemia gizi, anak

  1. S1-FKU-1996-Moh_Fuad-Abstract.pdf  
  2. S1-FKU-1996-Moh_Fuad-Bibliography.pdf  
  3. S1-FKU-1996-Moh_Fuad-Tableofcontent.pdf  
  4. S1-FKU-1996-Moh_Fuad-Title.pdf