Weaponizing The American Dream: A Critical Discourse Analysis of Donald Trump’s 2024-2025 Speeches
Abdurrahman Malik Fajar, Dr. Aprillia Firmonasari, S.S., M.Hum., DEA
2026 | Tesis | S2 Linguistik
American Dream
merupakan salah satu ideologi fundamental dalam masyarakat Amerika Serikat yang
terus mengalami perubahan makna sesuai dengan konteks sosial dan politik. Dalam
wacana politik kontemporer, Donald Trump merekonstruksi konsep tersebut untuk
melegitimasi visi politik, membangun identitas nasional, dan memperoleh
dukungan publik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana American
Dream direkonstruksi dalam pidato Donald Trump melalui strategi kebahasaan pada
tingkat mikrostruktur.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif
deskriptif dengan metode Analisis Wacana Kritis (AWK) Teun A. van Dijk,
khususnya pada dimensi mikrostruktur yang meliputi analisis semantik,
sintaksis, dan retoris. Data penelitian berupa tiga pidato Donald Trump, yaitu Minnesota
Campaign Speech (17 Agustus 2024), Inaugural Address (20 Januari
2025), dan 100 Days at Office Speech (29 April 2025). Data dianalisis
melalui teknik dokumentasi dengan mengidentifikasi unsur leksikalisasi,
presuposisi, foregrounding, pronomina, modalitas, tipe kalimat,
metafora, repetisi, paralelisme, dan pertanyaan retoris.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Trump
merekonstruksi American Dream sebagai proyek kolektif yang berorientasi pada
pemulihan kejayaan nasional, pertumbuhan ekonomi, kedaulatan negara, serta
pelestarian nilai-nilai patriotisme dan tradisi Amerika. Dalam pidato kampanye,
American Dream dikonstruksi sebagai sesuatu yang terancam dan memerlukan
perlindungan. Dalam pidato pelantikan, American Dream direpresentasikan sebagai
visi pemulihan dan pembaruan nasional, sedangkan dalam pidato 100 Days at
Office, American Dream ditampilkan sebagai capaian nyata yang diwujudkan
melalui keberhasilan pemerintahan. Secara keseluruhan, strategi mikrostruktur
berperan dalam membentuk representasi ideologis yang melegitimasi kepemimpinan
Trump serta membangun model mental audiens tentang identitas dan masa depan
Amerika Serikat.
Kata
kunci: American Dream, Donald
Trump, Pidato, Analisis Wacana Kritis, van Dijk
The American Dream is one of the fundamental
ideologies in the United States, whose meaning has continuously evolved in
response to changing social and political contexts. In contemporary political
discourse, Donald Trump reconstructs the concept to legitimize his political
vision, strengthen national identity, and mobilize public support. This study
aims to examine how the American Dream is reconstructed in Donald Trump's
political speeches through microstructural linguistic strategies.
This study employs a descriptive qualitative approach
using Teun A. van Dijk's Critical Discourse Analysis (CDA), with a particular
focus on the microstructural dimension, encompassing semantic, syntactic, and
rhetorical analyses. The data consist of three speeches delivered by Donald
Trump: the Minnesota Campaign Speech (August 17, 2024), the Inaugural
Address (January 20, 2025), and the 100 Days at Office Speech (April
29, 2025). The data were collected through documentation and analyzed by
identifying microstructural features such as lexicalization, presupposition,
foregrounding, pronouns, modality, sentence types, metaphor, repetition,
parallelism, and rhetorical questions.
The findings reveal that Trump reconstructs the
American Dream as a collective national project centered on national
restoration, economic prosperity, state sovereignty, and the preservation of
traditional American values. In the campaign speech, the American Dream is portrayed
as under threat and in need of protection. In the Inaugural Address, it is
constructed as a vision of national renewal and restoration. In contrast, in
the 100 Days at Office Speech, it is portrayed as a tangible achievement
accomplished through governmental performance. Overall, these microstructural
strategies construct ideological representations that legitimize Trump's
leadership while shaping the audience's mental models of American identity and
the nation's future.
Keywords:
Kata Kunci : American Dream, Donald Trump's speeches, Critical Discourse Analysis, microstructure, Teun A. van Dijk