Verba dalam Wacana Resep Masakan Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris: Analisis Kontrastif Berbasis Korpus
Rozana Argandari, Prof. Dr. Suhandano, M.A.
2026 | Tesis | S2 Linguistik
Verba dalam wacana resep masakan menunjukkan karakteristik linguistik yang khas dibandingkan dengan penggunaannya dalam jenis wacana lain. Sebagai media tertulis, resep masakan berfungsi mendokumentasikan dan memproduksi prosedur pengolahan makanan secara sistematis. Penelitian ini mengkaji penggunaan verba dalam wacana resep masakan berbahasa Indonesia dan bahasa Inggris berbasis korpus. Data penelitian terdiri atas 250 resep masakan berbahasa Indonesia dari Dapur Umami dan 250 resep masakan berbahasa Inggris dari resep masakan Jamie Oliver. Analisis difokuskan pada aspek morfologi, sintaksis, dan semantis dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris, serta perbedaan dan persamaan keduanya melalui analisis kontrastif dengan metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik korpus, dengan bantuan perangkat lunak AntCont 4.3.1 khususnya fitur word list dan corcodance dalam unit Keyword in Context (KWIC). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama, pada tataran morfologi verba monomorfemis lebih dominan daripada polimorfemis, dalam kedua bahasa. Dominasi tersebut mengindikasikan bahwa wacana resep masakan cenderung menggunakan bentuk verba yang sederhana dan langsung untuk menyampaikan instruksi kepada pembaca. Kedua, tataran sintaksis pada struktur kalimat didominasi oleh modus pada imperatif yang bersifat transitif. Ketiga, analisis pada tataran semantik mengungkapkan bahwa perbedaan gramatikal antara bahasa Indonesia dan bahasa Inggris, khususnya dalam sistem kala, aspek, dan modalitas, tidak memengaruhi fungsi semantis verba dalam wacana resep masakan. Pada kedua bahasa, verba secara dominan merepresentasikan makna keadaan, proses, dan tindakan sarana penyampaian instruksi. Sehingga, temuan ini menunjukkan bahwa adanya persamaan fungsi komunikatif teks resep masakan dalam kedua bahasa, yang diwujudkan dengan sistem kebahasaan yang berbeda.
Verbs in recipe discourse showed distinguish linguistic characteristics compared to their use in other types of discourse. As a media written, recipes have function in documentation and production of food processing procedures systematically. This study examines the use of verbs in Indonesian and English recipe discourse-based corpus. The research data consists of 250 Indonesian recipe texts from Dapur Umami and 250 English recipe texts from Jamie Oliver's recipes. The analysis focuses on morphological, syntactic, and semantic aspects in Indonesian and English, as well as the differences and similarities between the two through contrastive analysis with qualitative descriptive methods. Data collection was carried out using corpus techniques, with the help of AntCont 4.3.1 software, especially the word list and concordance features in the Keywords in Context (KWIC) unit. The results of the study indicate that first, at the morphological level, monomorphemic verbs are more dominant than polymorphemic ones in both languages. This dominance indicates that recipe discourse tends use simple and direct verb form to convey instructions to readers. Second, the syntactic level of sentence structure is dominated by the transitive imperative mode. Third, semantic analysis reveals that grammatical differences between Indonesian and English, particularly in tense, aspect, and modality, do not affect the semantic function of verbs in recipe discourse. In both languages, verbs predominantly represent states, processes, and actions as a means of conveying instructions. Therefore, this finding indicates that there are similarities in the communicative function of recipe texts in both languages, which are manifested through different linguistic systems.
Kata Kunci : verba, morfologi, sintaksis, semantis, kontrastif, wacana resep, korpus