Evaluasi Kinerja dan Kajian Alternatif Desain Fondasi Tiang Pancang pada Proyek Pembangunan Gedung Parkir 7 Lantai
Alif Setya Ardana, Dr.Eng. Ir. Sito Ismanti, S.T., M.Eng., IPM.
2026 | Skripsi | TEKNIK SIPIL
Proses pemancangan fondasi tiang
pancang pada pembangunan Gedung Parkir 7 Lantai berhenti pada kedalaman antara
12,5 m hingga 18 m, lebih dangkal dibandingkan kedalaman rencana 23 m
berdasarkan hasil penyelidikan tanah. Kondisi tersebut diduga disebabkan oleh
lapisan tanah keras semu sehingga menimbulkan ketidakpastian terhadap kapasitas
dukung dan kinerja fondasi yang telah terpasang. Penelitian ini bertujuan
mengevaluasi kinerja fondasi eksisting berdasarkan kapasitas dukung aksial,
penurunan, defleksi lateral, dan momen lentur, serta menyusun alternatif kajian
alternatif desain yang sesuai dengan kondisi tanah aktual.
Analisis dilakukan menggunakan data Cone
Penetration Test (CPT) untuk menentukan kapasitas dukung aksial tiang
tunggal berdasarkan metode Nottingham dan Schmertmann, LCPC, serta Eslami dan
Fellenius, sedangkan analisis penurunan dilakukan menggunakan metode Vesic dan
Bowles. Hasil analisis teoritis tersebut kemudian dibandingkan dengan hasil
pengujian Pile Driving Analyzer (PDA) melalui analisis CAPWAP sebagai
validasi terhadap hasil perhitungan. Analisis respons lateral dilakukan
menggunakan perangkat lunak RSPile berdasarkan metode kurva p-y.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Nottingham
dan Schmertmann memberikan estimasi kapasitas dukung aksial yang paling
mendekati hasil analisis CAPWAP, sedangkan metode Vesic menghasilkan estimasi
penurunan yang lebih baik dibandingkan metode Bowles. Evaluasi fondasi eksisting menunjukkan bahwa
seluruh tipe pile cap tidak memenuhi persyaratan kapasitas dukung
aksial, sedangkan penurunan masih berada di bawah batas izin. Pada analisis
lateral, kegagalan terhadap kriteria defleksi dan momen lentur dijumpai pada
beberapa pile cap akibat beban gempa. Kajian
alternatif desain dilakukan dengan mengoptimalkan diameter dan konfigurasi
kelompok tiang sesuai kedalaman tanah keras eksisting. Hasil kajian alternatif desain menunjukkan bahwa
seluruh tipe pile cap memenuhi persyaratan desain sehingga dapat
diterapkan pada kondisi tanah aktual.
The pile driving process for
the foundation of the 7-Story Parking Building stopped at a depth between 12.5
m and 17 m, shallower than the planned depth of 23 m based on the soil
investigation results. This condition is suspected to be caused by a false hard
soil layer, raising uncertainty regarding the bearing capacity and performance
of the installed foundation. This study aims to evaluate the performance of the
existing foundation based on axial bearing capacity, settlement, lateral
deflection, and bending moment, and to develop an alternative redesign suited
to the actual soil conditions.
The analysis was conducted
using Cone Penetration Test (CPT) data to determine the axial bearing capacity
of a single pile based on the Nottingham and Schmertmann, LCPC, and Eslami and
Fellenius methods, while settlement analysis was performed using the Vesic and
Bowles methods. The theoretical results were then compared with the results of
the Pile Driving Analyzer (PDA) test through CAPWAP analysis to validate the
analytical calculations. Lateral pile behavior was analyzed using RSPile based
on the p-y curve approach.
The results show that the
Nottingham and Schmertmann method provides the closest estimation of axial
bearing capacity to the CAPWAP results, while the Vesic method provides more
accurate settlement predictions than the Bowles method. The Evaluation of the
existing foundation shows that all pile cap types fail to meet the axial
bearing capacity requirement, while settlement remains within the allowable
limit. In the lateral analysis, several pile caps fail to meet the allowable
lateral deflection and bending moment criteria under seismic loading. The foundation was redesigned by optimizing
the pile diameter and pile group configuration while maintaining the existing
hard layer depth. The redesign results show that all pile cap types meet the
design requirements and can therefore be applied under the actual soil
conditions.
Kata Kunci : fondasi tiang pancang, cone penetration test (CPT), kapasitas dukung, respons lateral tiang, kajian alternatif desain