Sikap masyarakat terhadap pembangunan Terminal Giwangan Yogyakarta ditinjau dari perspektif Sosial, Ekonomi dan Budaya
GUSSYAFRI, Haji, Prof.Ir. A. Djunaedi, MUP.,Ph.D
2005 | Tesis | Magister Perencanaan Kota dan DaerahKota Yogyakarta sebagai ibukota propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta tentu tidak lepas dari permasalahan sarana dan prasarana transportasi pendukung aksesibilitas dan mobilitas penduduknya. Untuk itu Pemerintahan Kota Yogyakarta sudah mempersiapkan langkah-langkah untuk mengantisipasi kebutuhan terminal yang lebih besar sebagai sarana pendukung transportasi masyarakat Kota Yogyakarta. Namun sebaik apapun pembangunan Terminal Giwangan Yogyakarta, sudah barang tentu akan membawa dampak bagi masyarakat Yogyakarta sebagai obyek dan subyek dari perubahan pada segala sendi dan aspek kehidupan masyarakatnya. Dampak tersebut ada yang bersifat langsung dan ada yang merupakan efek dominonya terutama pada aspek sendi perekonomian masyarakat, aspek sosial masyarakat dan aspek kultural masyarakatnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kecenderungan sikap dan faktor determinan yang dapat diduga mempengaruhi perbedaan kecenderungan sikap masyarakat sekitar kawasan Terminal Giwangan Yogyakarta. Selain itu juga untuk mengetahui harapan masyarakat sekitar kawasan terhadap pengadaan Terminal Giwangan Yogyakarta. Jenis penelitian ini tergolong penelitian deskriptif, untuk mendapatkan gambaran sikap masyarakat dari perspektif ekonomi, sosial dan budaya. Metode pendekatan yang digunakan adalah metode survei dengan menyebarkan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) sikap masyarakat seputar kawasan terhadap pembangunan Terminal Giwangan dari aspek ekonomi, sosial dan budaya pada umumnya positif; (2) dari enam faktor determinan sikap, yang mempengaruhi perbedaan kecendrungan sikap masyarakat dari aspek ekonomi adalah letak tempat tinggal, status ekonomi, dan keaktifan dimasyarakat, dari aspek sosial adalah jarak, letak tempat tinggal dan status ekonomi, sedangkan dari aspek budaya adalah jarak dan status sosial; (3) harapan masyarakat seputar kawasan dengan adanya Terminal Giwangan Yogyakarta dapat membawa manfaat baru pada pekerjaan semula, menguatkan sumber penghidupan/ potensi ekonomi keluarga, menciptakan banyak lapangan pekerjaan, tidak menyebabkan keamanan lingkungan masyarakat terganggu, tidak membawa akibat buruk terhadap budaya masyarakat setempat.
Yogyakarta as a capital city of Special District of Yogyakarta definitely is not apart from transportation infrastructures issues for supporting its communities’ accessibility and mobility. Therefore, City Government of Yogyakarta has prepared any attempts to anticipate the needs of bigger terminal/bus-station as transportation facilities for Yogyakarta communities. Regardless of how adequate development of Giwangan Bus-Station, however, it should be emerging an impact for Yogyakarta communities as a subject and object of change in whole aspect of its community. Thus impacts consist of direct and dual-effect especially for communities’ basic-economy aspect, socio-community, and socio-culture. This study purposed to recognize the trend of response as well as determinant factor that assumed playing a role on different response trend of community surrounding Giwangan Yogyakarta. Using descriptive method, the study attempts to describe communities’ response and behavior from economy, social and culture point of view. Besides, survey by questionnaire dissemination used as approach methods. The result show that: (1) communities’ response to the development of Giwangan Bus-Station from economy, social, and culture point of view is considered positive; (2) from the six response determinant factor, those from economy perspective include resident, economic condition, and involvement within communities. While from social aspect it consists of distance, location of resident, and economy condition. The last, from cultural perspective, the determinant factor include distance and social status; (3) the expectation of communities surrounding Giwangan Bus-Station area is that it can give raise a considerable benefit for previous work, encourage families’ economy potential, creating a lot of work opportunities, not disturbing communities’ security and local communities’ culture.
Kata Kunci : Terminal,Sikap Masyarakat, Public Facilities Establishment, Communities Response