Laporkan Masalah

Nama-Nama Tempat Pemberhentian Bus di Wilayah Kabupaten Karanganyar

Nurma Hardiyanti, Dr. Arief Ma'nawi, S.S., M.Hum.

2026 | Tesis | S2 Linguistik

Penamaan tempat merupakan hal yang penting untuk memudahkan masyarakat dalam proses identifikasi lingkungan sekitarnya. Tempat pemberhentian bus juga diberi nama untuk mempermudah komunikasi antarwarga. Di Kabupaten Karanganyar setiap tempat pemberhentian bus memiliki nama sebutan khusus yang dibuat oleh masyarakat lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk satuan kebahasaan yang digunakan sebagai nama-nama tempat pemberhentian bus di Karanganyar, mengklasifikasikan nama-nama tempat pemberhentian bus berdasarkan maknanya, dan menjelaskan fungsi nama-nama tempat pemberhentian bus tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Data penelitian berupa kata atau frasa nama-nama tempat pemberhentian bus. Jumlah data yang digunakan dalam penelitian ini adalah 133 data. Data diperoleh dengan cara menyimak interaksi penumpang bus dan kernet bus saat menyebutkan nama tempat pemberhentian bus, wawancara dengan sopir bus, kemudian mencatat nama-nama tempat tersebut. Analisis data dilakukan dengan mengelompokkan nama tempat sesuai satuan kebahasaannya, mengklasifikasikan nama-nama tempat berdasarkan teori toponimi ANPS, dan menjelaskan fungsi nama-nama tempat pemberhentian bus tersebut.

Hasil penelitian ini adalah bentuk satuan kebahasaan yang digunakan sebagai nama-nama tempat pemberhentian bus berupa kata dan frasa. Nama tempat berupa kata dikategorikan menjadi dua yaitu monomorfemis dan polimorfemis. Nama tempat berupa polimorfemis dapat terbentuk melalui afiksasi, pemajemukan, dan abreviasi. Berdasarkan teori ANPS, nama-nama tempat pemberhentian bus dapat diklasifikasikan menjadi lima yaitu eponim, evaluatif, deskriptif, asosiatif, dan inovatif. Kategori deskriptif dibagi menjadi tiga yaitu topografis, relasional, dan fungsional. Kategori asosiatif dibagi menjadi tiga yaitu lingkungan, pekerjaan/aktivitas, dan bangunan. Fungsi nama tempat pemberhentian bus ada empat yaitu mempermudah pelafalan, humor, identifikasi tempat secara lebih detail, dan navigasi sosial.

Place naming is important for helping people identify their environment. Bus stops are also given names to facilitate communication among residents. In Karanganyar Regency, every bus stop has a specific name created by the local community. This study aims to describe the linguistic units used as names for bus stops in Karanganyar, classify the names of bus stops based on their meanings, and explain their functions. The method used in this study is qualitative descriptive. The research data consist of the words or phrases used as bus stop names. There were 133 data points used in this study. The data was collected by observing the interactions between bus passengers and the bus conductor as they mentioned the names of bus stops, interviews with bus drivers, and then noted down the names of those locations. Data analysis was conducted by grouping place names according to their linguistic units, classifying the place names based on the ANPS toponymy theory, and explaining the functions of these bus stop names.

The results of this study reveal that the linguistic units used as names for bus stops consist of words and phrases. Place names in the form of words are categorized into two types: monomorphemic and polymorphemic. Polymorphemic place names can be formed through affixation, compounding, and abbreviation. Based on ANPS theory, bus stop names can be classified into five categories: eponymous, evaluative, descriptive, associative, and innovative. The descriptive category is further divided into three subcategories: topographical, relational, and functional. The associative category is divided into three: environment, occupation/activity, and structure. There are four functions of bus stop place names: ease of pronunciation, humor, identifying places in more detail, and social navigation.

Kata Kunci : nama tempat, bentuk kebahasaan, klasifikasi penamaan, fungsi, Karanganyar

  1. S2-2026-501151-abstract.pdf  
  2. S2-2026-501151-bibliography.pdf  
  3. S2-2026-501151-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2026-501151-title.pdf