Laporkan Masalah

Evaluasi masyarakat terhadap program pengelolaan hutan :: Kasus di desa Kereng Bangkirai Kecamatan Sebangau Kota Palangkaraya Provinsi Kalimantan Tengah

FRANSISKA, Ir. Haryadi, M.Arch.,Ph.D

2005 | Tesis | Magister Perencanaan Kota dan Daerah

Penelitian ini bertujuan untuk : 1) mendeskripsikan evaluasi masyarakat terhadap program pengelolaan hutan, dan 2) menemukan faktor-faktor apa saja yang membentuk penilaian masyarakat terhadap program tersebut. Penelitian ini bersifat deduktif kualitatif yang dikuantitatifkan dengan menggunakan Skala Likert. Sumber data primer dilakukan dengan teknik triangulasi sedangkan data sekunder diperoleh dari instansi pemerintah terkait dan dari WWF sebagai pengelola kawasan Taman Nasional Sebangau. Analisis data kuantitatif menggunakan tabulasi silang (crosstabs) dan uji Chi-Square yang selanjutnya dianalisis secara deskriptif dengan didukung data-data kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa evaluasi masyarakat terhadap program pengelolaan hutan dengan sistem zonasi yaitu terhadap batas zonasi, luas pengelolaan, dan kerjasama dinilai sesuai, hanya penilaian masyarakat terhadap lokasi pengelolaan yang kurang sesuai, hal ini berawal dari tidak sesuainya batas luar kawasan dimana hak adat atas lahan mereka sebagian masuk dalam kawasan Taman Nasional. Faktorfaktor yang mempengaruhi perbedaan penilaian masyarakat terhadap program adalah karena adanya perbedaan persepsi dan kognisi masyarakat yang antara lain dipengaruhi oleh adanya perbedaan jenis kelamin, jenis pekerjaan, tingkat pendidikan, umur, jarak, tanggungjawab dan kelestarian lingkungan.

The research aims 1) to describe public evaluation on forest management program, and 2) to investigate the factors that form public opinion toward this program. It is a deductive-qualitative research in which data are made qualitative using Likert Scale. Primary data are obtained from a triangulation technique and secondary data are obtained from relevant government institutions and WWF as the management of the Sebangau National Park. Quantitative data analysis uses cross tabulations and Chi-square tests. A descriptive analysis follows with qualitative data as supports. The research results show that public evaluation considers forest management program of zoning system, i.e., on zone borders, width of management, and cooperation, appropriate. However, the evaluation regards management location inappropriate due to inconsistence with the outer border in which parts of the adat rights over their land crosses the National Park area. The factor that affects the discrepancy of public evaluation on the program is the difference in people’s perception and cognition. The difference is affected by the difference of sex, types of jobs, levels of education, age, distance, and environmental preservation and responsibility.

Kata Kunci : Program Pengelolaan Hutan,Evaluasi,Persepsi Masyarakat, Evaluation, perception, zoning.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.