Laporkan Masalah

Pembingkaian Berita Upaya Perdamaian Konflik Rusia dan Ukraina dalam Media Daring Al Jazeera

ariya sadewo, Siti Aminah, S.S., M.A.

2026 | Skripsi | SASTRA ARAB

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap pembingkaian berita upaya perdamaian konflik Rusia dan Ukraina dalam media daring Al Jazeera di bulan Februari sampai Maret 2025. Data penelitian berupa tiga teks berita berbahasa Arab yang dipublikasikan pada situs resmi Al Jazeera mengenai proses negosiasi antara Ukraina dan Amerika Serikat di Riyadh, Arab Saudi, sebagai bagian dari upaya penyelesaian konflik Rusia dan Ukraina. Penelitian ini menggunakan teori framing Pan dan Kosicki (1993) dengan metode kualitatif deskriptif melalui teknik studi pustaka. Data dianalisis berdasarkan empat struktur framing, yaitu struktur sintaksis, skrip, tematik, dan retoris.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa Al Jazeera membingkai upaya perdamaian sebagai proses diplomatik yang konstruktif dan terorganisasi dengan menempatkan negosiasi sebagai alternatif utama dalam penyelesaian konflik Rusia dan Ukraina. Pembingkaian tersebut dibangun melalui keterpaduan struktur sintaksis, skrip, tematik, dan retoris yang secara konsisten mengarahkan perhatian pembaca pada pentingnya dialog dan kerja sama internasional. Kecenderungan tersebut terlihat melalui penonjolan dimulainya perundingan, pembahasan isu energi, keamanan, dan gencatan senjata, serta keterlibatan aktor-aktor internasional sebagai bagian penting dalam proses perdamaian. Di sisi lain, Al Jazeera tetap menampilkan korban tewas dan luka-luka sehingga diplomasi direpresentasikan sebagai upaya penyelesaian konflik yang berlangsung bersamaan dengan realitas perang. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa Al Jazeera cenderung membingkai upaya perdamaian secara positif dengan memberikan legitimasi terhadap diplomasi dan kerja sama internasional sebagai pendekatan utama dalam penyelesaian konflik Rusia dan Ukraina.

This study aims to examine the framing of news on peace efforts in the Russia–Ukraine conflict in Al Jazeera online media from February to March 2025. The data consist of three Arabic-language news texts published on the official Al Jazeera website concerning the negotiation process between Ukraine and the United States in Riyadh, Saudi Arabia, as part of the efforts to resolve the Russia–Ukraine conflict. This study employs the framing theory proposed by Pan and Kosicki (1993) using a descriptive qualitative method with a library research approach. The data are analyzed based on four framing structures, namely syntactic, script, thematic, and rhetorical structures.

The results show that Al Jazeera frames peace efforts as a constructive and well-organized diplomatic process by positioning negotiations as the primary approach to resolving the Russia–Ukraine conflict. This framing is constructed through the integration of syntactic, script, thematic, and rhetorical structures, which consistently direct readers' attention toward the importance of dialogue and international cooperation. This tendency is reflected in the emphasis on the initiation of negotiations, discussions of strategic issues such as energy, security, and the ceasefire, as well as the involvement of international actors as essential elements of the peace process. At the same time, Al Jazeera continues to report casualties, thereby portraying diplomacy as a conflict-resolution effort that takes place alongside the ongoing reality of war. Based on this analysis, it can be concluded that Al Jazeera tends to frame peace efforts positively by portraying diplomacy and international cooperation as the primary approach to resolving the Russia–Ukraine conflict.

Kata Kunci : Pembingkaian, Al Jazeera, konflik Rusia dan Ukraina, diplomasi, media daring

  1. S1-2026-504280-abstract.pdf  
  2. S1-2026-504280-bibliography.pdf  
  3. S1-2026-504280-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2026-504280-title.pdf