Pengembangan sistem pengukuran kinerja pada Bank BRI Cabang Kebayoran Baru Jakarta dengan pendekatan Balanced Scorecard
SINAGA, Rotua Anastasia, Dr.Ir. Djuwari
2005 | Tesis | Magister Manajemen AgribisnisDalam era persaingan saat ini, pengukuran kinerja yang lebih komprehensif sangat dibutuhkan karena melalui hasil pengukuran tersebut diharapkan manajemen dapat menetapkan strategi bisnis dalam jangka panjang. Pengukuran yang hanya melihat dari aspek keuangan sebetulnya kurang lengkap karena kinerja tidak hanya ditentukan oleh aspek finansial (keuangan) tetapi juga ditentukan oleh aspek non finansial. Untuk dapat mengukur kedua aspek tersebut dibutuhkan suatu alat ukur yang handal yang dapat memberikan gambaran penilaian secara seimbang (balanced) antara aspek finansial dan aspek non finansial. Sehubungan dengan hal tersebut di atas, maka penelitian ini mencoba melakukan pengukuran kinerja di BRI Kantor Cabang Jakarta Kebayoran baru dengan pendekatan Balanced Scorecard. Beberapa hal yang dijadikan sebagai permasalahan pokok dalam penelitian ini adalah: (1) bagaimana kinerja Kantor Cabang BRI Jakarta Kebayoran Baru apabila diukur dengan menggunakan Balanced Scorecard terhadap perspektif keuangan, perspektif customer, perspektif proses bisnis internal dan perspektif pertumbuhan dan pembelajaran (2) faktor-faktor apa saja yang perlu mendapat perhatian atau perbaikan untuk meningkatkan kinerja yang lebih baik di masa yang akan datang (3) bagaimana hasil penilaian kinerja apabila dibandingkan dengan penilaian kinerja yang selama ini diterapkan. Jenis data yang diperlukan dalam penelitian ini adalah data primer (kuisioner) dan data sekunder( sumber pustaka yang relevan). Selanjutnya data untuk mengukur kinerja proses bisnis internal serta pertumbuhan dan pembelajaran diperoleh dari responden seluruh pekerja organik/tetap BRI Jakarta Kebayoran Baru. Data yang sudah diperoleh dianalisis baik secara kualitatif maupun kuantitatif. Analisis kuantitatif dilakukan dengan menggunakan tabulasi data, teknik rentang kriteria, uji Mann-Whitney dan teknik paired comparison. Berdasarkan teknik rentang kriteria diperoleh bahwa kinerja BRI Kebayoran Baru secara keseluruhan dikategorikan “Sedang†yang selanjutnya disebut “Biasa Saja†dengan total skor ≤ 67. Hasil pengukuran berdasarkan metoda pembobotan Paired Comparison diperoleh dengan cara mengalikan bobot dengan skor. Dengan metode ini diperoleh kinerja BRI Jakarta Kebayoran Baru secara keseluruhan juga masuk kategori “Biasa Saja†dengan hasil pengukuran sebesar ≤ 3,405. Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah kinerja BRI Jakarta Kebayoran Baru yang diukur dengan pendekatan Balanced Scorecard adalah “Biasa Sajaâ€
The purpose of this research was to (1) give comprehensive description regarding company performance in four perspective of Balanced Scorecard. (2) study the important factors to increase company performance (3) analyze company performance and compare it with performance measurement that used up till now. The research methods were analytical descriptive with Balanced Scorecard approach. The measured aspects was including performance of financial, customer, internal business process and growth and learning. The research used primary and secondary data. Primary data was collected by using questionnaire to customer and company’s worker, while secondary data was from literature. The data was processed by descriptive analysis, range criteria technique, paired comparison and Mann Whitney analysis. Generally, performance measurement result on PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Jakarta Kebayoran Baru Branch by Balanced Scorecard was classified as “moderateâ€. Factors that should be given more attention were: (1) the health level (2) the achievement work program of non performing loan, profit/loss (3) the growth of deposit, non performing loan, profit/loss (4) the achievement work program and the growth of Fee Based Income; (5) work satisfaction level (6) capability on information system (7) motivation and empowerment; (8) operation process
Kata Kunci : Manajemen Perbankan,Sistem Pengukuran Kinerja