Laporkan Masalah

PEMETAAN POLA ALIRAN PADA PEMISAHAN ALIRAN AIR - KEROSENE MELALUI T-JUNCTION DENGAN SPESIFIKASI Dh = 36 mm, Db = 26 mm, ? = 90o DAN r = 15 mm

Abdul Aziz, Prof. Ir. Indarto. DEA

2011 | Skripsi | S1 TEKNIK MESIN

Aliran dua fase merupakan bagian dari aliran multi-fase yang dibedakan atas fase – fase aliran. Banyak dari industri – industri yang menerapkan prinsip aliran dua fase menggunakan T–Junction sebagai sarana pemisah fase. T–Junction biasa digunakan untuk mendistribusikan aliran dua – fasa pada pipa jaringan sebagai pemisah. Pada penelitian ini dilakukan pengamatan dan analisa tentang pola aliran yang terjadi pada aliran dua fase pada pipa horisontal dan T-Junction. Menggunakan kerosene dan air sebagai fluida kerjanya serta pipa dari bahan plexiglass dengan diameter 1,5 inchi sebagai tempat aliran. Diberikan 2 variasi hambatan downstream pada ujung pipa run, yaitu 50% penutupan valve dan 75% penutupan valve, dimana setiap pengukuran dilakukan sebanyak 49 data untuk setiap pengaturan hambatan aliran downstream serta pengambilan data tekanan pada 10 titik yang bejarak 1,75 cm tiap titiknya, sehingga kita dapat mengetahui fluktuasi tekanan yang terjadi pada setiap pengambilan data, dengan besarnya kecepatan superficial air (Jw) dan kecepatan superficial kerosene (Jk) yang dialirkan dalam seksi uji diatur menggunakan flowmeter. Kisaran nilai Jk = 0,136 m/s ~ 0,256 m/s dan Jw = 0,101 m/s ~ 0,388 m/s. Penelitian dilakukan guna mengamati pola aliran yang terjadi pada aliran pada inlet dan aliran pada percabangan ketika fluida melewati variasi hambatan downstream pada T-Junction beserta pengaruh dari perubahan pola aliran tersebut. Pada penggunakan T-Junction dengan spesifikasi Dh = 36 mm, Db = 26 mm, ? = 90o dan r = 15 mm akan didapatkan 2 jenis pola aliran, yaitu: stratified bubble interface (ST-BI) , stratified wavy bubble interface (SW-BI). Pada penelitian ini juga mengamati pola aliran pada percabangan yang sangat berpengharuh terhadap effisiensi pemisahan kedua fluida, dengan spesifikasi T-Junction yang sama akan didapatkan 4 jenis pola aliran pada percabangan, yaitu: 3L-1, 3L-1 JUMP, 3L-2 dan 3L-3. Pemisahan terbaik ada pada hambatan downstream 50% yaitu pemisahan dengan kadar air yang rendah. Semakin besar hambatan downstream yang diberikan maka semakin besar pula kemungkinan air masuk menuju branch.

Kata Kunci : T-Junction, Kerosene-air, pola aliran inlet, pola aliran percabangan, peta pola aliran.

  1. S1-FTK-2011-Abdul_Aziz-abstract.pdf  
  2. S1-FTK-2011-Abdul_Aziz-bibliografi.pdf  
  3. S1-FTK-2011-Abdul_Aziz-tableofconten.pdf  
  4. S1-FTK-2011-Abdul_Aziz-title.pdf