Tingkat Pengetahuan dan Sikap Tentang Infeksi Menular Seksual Pada Siswa dan Siswi SMA Negeri 1 Kasihan
MAYA DIAN PRAMESTI, Dr. dr. Devi Susetiati, M.Sc., Sp.D.V.E, Subsp.Ven; dr. Nurwestu Rusetiyanti, M.Kes, Sp.D.V.E, Subsp.Ven
2026 | Skripsi | PENDIDIKAN DOKTER
Latar Belakang : Infeksi menular seksual merupakan infeksi yang menular melalui kontak seksual seperti vaginal, oral, dan anal seks dengan perilaku klinis yang bervariasi. Semakin tinggi tingkat pengetahuan mengenai IMS di kalangan remaja dapat menurunkan insidensi terjadinya IMS. Pengetahuan dan sikap siswa dan siswi mengenai IMS dapat tergantung dari seberapa banyak siswa dan siswi tersebut terpapar oleh topik serupa, lingkungan, pergaulan, circle pertemanan, dan lain sebagainya. Sehingga hal tersebut dapat menampilkan tingkat kesadaran yang berbeda pula antara siswa dan siswi mengenai IMS.
Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan sikap siswa dan siswi di SMA Negeri 1 Kasihan tentang IMS.
Metode : Metode yang digunakan adalah deskriptif murni. Siswa di SMA Negeri 1 Kasihan akan diteliti secara deskriptif dengan pengumpulan data menggunakan kuesioner untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan sikap mengenai IMS.
Hasil : Kelompok siswa memiliki hasil yang lebih tinggi daripada kelompok siswi. Siswa memiliki persentase jawaban benar sejumlah 78,28% sedangkan siswi memiliki persentase jawaban benar sejumlah 75,47%.
Background: Sexually Transmitted Infections are infections that transmitted through sexual contact such as vaginal, oral and anal sex with varying clinical behavior. The higher the level of knowledge about STIs among teenagers can reduce the incidence of STIs. The knowledge and attitudes of students regarding STIs depend on how much they are exposed to similar topics, environment, relationships, circle of friends, and so on. This things can show different levels of awareness between male and female students regarding STIs.
Objective: This study aims to determine the knowledge and attitudes level of male and female high school students towards STIs.
Method: The method used is pure descriptive. Students at 1 Kasihan high school will be studied in a descriptive by collecting data using questionnaires to determine the level of knowledge and attitudes regarding STIs.
Result: The male student group achieved higher result than the female student group. Male students had a correct response rate of 78,28%, whereas female students had a correct response rate at of 75,47%.
Kata Kunci : Pengetahuan, sikap, IMS, siswa, siswi