Laporkan Masalah

Analisis risiko usaha ternak ayam pedaging pola kemitraan dan pola mandiri di Kecamatan Sukomoro Kabupaten Magetan

NUGROHO, Winarno Setyo, Dr.Ir. Irham, MSc

2005 | Tesis | Magister Manajemen Agribisnis

Penelitian ini bertujuan untuk : (1) mengetahui input produksi yang digunakan dalam usaha peternakan ayam pedaging, (2) mengetahui seberapa besar alokasi input dan perolehan output (3) mengetahui risiko kerugian sebagai akibat perubahan harga sarana produksi dan hasil ternak, dan (4) memilih pola usaha dengan tingkat risiko yang lebih kecil. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Magetan. Ada dua pola usaha ternak ayam pedaging, yaitu “Pola Usaha Kemitraan” dan “Pola Usaha Mandiri”, terdapat 37 peternak terdiri dari 25 peternak mengikuti pola usaha kemitraan dan 12 peternak melakukan pola usaha mandiri. Analisis yang digunakan adalah Analisis Tabel, ANOVA, koefisien variasi dan regresi. Hasil analisis menunjukkan bahwa biaya yang dikeluarkan pola usaha kemitraan meliputi doc13,96 % s.d.14,49 %, Br-I 22,55 % s.d. 22,69 %, Br-II 61,88 % s.d. 62,26 %, obat 1,09 % dengan keuntungan Rp. 1.307,78 / ekor, R/C 1.096 dan pola usaha mandiri biaya yang dikeluarkan meliputi doc 12,35 % s.d. 13,84 %, Br-I 23,08 % s.d. 23,46 %, Br-II 61,99 % s.d. 63,10 %, obat 1,09 % dengan keuntungan rp. 1.602,42 / ekor, R/C 1.120. Analisis Risiko menunjukkan koeffisien variasi untuk pola usaha kemitraan antara 0,235 dan 0,236 sedangkan untuk pola usaha mandiri antara 1,068 dan 1,14 artinya pola usaha kemitraan memiliki risiko kerugian lebih kecil dibandingkan dengan pola usaha mandiri. Biaya yang dikeluarkan untuk sarana produksi usaha ayam pedaging meliputi doc, pakan Br-I dan Br-II, Obat secara bersama – sama berpengaruh terhadap pendapatan sebesar 82,56 % (R2 0.8256).

This research aim to : ( 1 ) to knowing production input at effort livestock broiler ( 2 ) knowing how big mount input and output ( 3 ) knowing risk loss as effect of medium price change produce and result of livestock, and ( 4 ) chosening pattern of effort with smaller risk storey;level. This research conducted in District of Sukomoro, Sub-Province Magetan. There is two pattern of effort broiler livestock, that is “ Pattern of Effort Partner” and “ Self-Supporting Pattern Effort”, there are 37 breeder consist of 25 breeder follow pattern of effort partner and 12 breeder self-supporting effort pattern. used analysis: Analysis of Tables, ANOVA, coefficient variation and regresi. Result of analysis indicate that cost of effort livestock Broiler Pattern Partner doc13,96 % - 14,49 %, Br-I 22,55 % - 22,69 %, Br-II 61,88 % - 62,26 %, drugs 1,09 % with profit Rp. 1.307,78 / unit, R/C 1.096 and cost of effort livestock Self-Supporting Pattern doc 12,35 % - 13,84 %, Br-I 23,08 % - 23,46 %, Br-II 61,99 % - 63,10 %, drugs 1,09 % with profit Rp.1.602,42 /unit, R/C 1.120. Result of analysis risk indicate that coefficient of variance of effort livestock Broiler Pattern Partner 0,235 - 0,236 and Self-Supporting Pattern 1,068 - 1,14 and (R2 0.8256)

Kata Kunci : Usahatani Ternak,Ayam Pedaging,Pola Kemitraan dan Mandiri, Analysis Risk, Effort Livestock Broiler, Pattern Partner and Self- Supporting Pattern


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.