Analisis Efektivitas Building Informastion Modeling (BIM) dalam Perencanaan Anggaran Biaya Proyek Konstruksi Ketika Terjadi Perubahan Desain (Studi Kasus Proyek Pembangunan Rumah Sakit Panti Rini Yogyakarta)
YUDHISTIRA WIRANUSA SUMANTRI, Dian Sestining Ayu, S.T.,M.T.
2026 | Tugas Akhir | D4 TEKNIK PENGELOLAAN DAN PEMELIHARAAN INFRASTRUKTUR SIPIL
Perubahan desain dalam
proyek konstruksi merupakan kondisi yang sering terjadi dan tidak dapat
dihindari, khususnya pada tahap perencanaan anggaran biaya. Perubahan tersebut
berdampak langsung terhadap volume pekerjaan serta nilai rencana anggaran biaya
yang telah disusun sebelumnya. Proyek akhir ini bertujuan untuk menganalisis
efektivitas penerapan Building Information Modeling (BIM) dalam
perencanaan anggaran biaya proyek konstruksi ketika terjadi perubahan desain,
dengan studi kasus pada proyek pembangunan Rumah Sakit Panti Rini Yogyakarta.
Metode yang digunakan
adalah pendekatan kuantitatif komparatif dengan membandingkan hasil perhitungan
quantity takeoff dan Rencana Anggaran Biaya (RAB) antara metode
konvensional berbasis gambar dua dimensi dan metode BIM menggunakan perangkat
lunak Autodesk Revit. Analisis difokuskan pada pekerjaan struktur atas yang
meliputi kolom, balok, dan pelat pada desain awal serta desain perubahan.
Hasil penelitian
menunjukkan bahwa perhitungan menggunakan metode BIM menghasilkan RAB lebih
rendah hingga 6,26?ripada perhitungan menggunakan metode konvensional pada
desain perubahan. Selain itu, BIM juga dinilai efektif karena dapat mengurangi
jumlah pekerja perecana yang terlibat dari 2 hingga 4 orang menjadi hanya 1
orang. Hasil uji menunjukkan bahwa penggunaan BIM efektif dibandingkan metode
konvensional meskipun dengan beberapa catatan yang perlu diperhatikan.
Design changes in
construction projects are common and often unavoidable, particularly during the
cost planning stage. Such changes have a direct impact on work quantities and
the value of the previously prepared cost estimate. This study aims to analyze
the effectiveness of implementing Building Information Modeling (BIM) in
construction cost planning when design changes occur, using the Panti Rini
Hospital development project in Yogyakarta as a case study.
The research
employs a quantitative comparative approach by comparing the results of quantity
takeoff and cost estimation between the conventional method based on
two-dimensional drawings and the BIM-based method using Autodesk Revit
software. The analysis focuses on upper structural works, including columns,
beams, and slabs, for both the initial design and the revised design.
The results of the study indicate that the calculation using the BIM
method yields a cost
estimation that is up to 6.26% lower than the conventional method in the
design revision phase. Furthermore, BIM is considered effective as it reduces
the required number of planning personnel from 2–4 individuals to just 1
operator. Overall, the test results demonstrate that the application of BIM is
more effective than conventional methods, despite several critical
considerations that must be addressed.
Kata Kunci : BIM, quantity takeoff, RAB, efektivitas