Growth and Physiological Responses of Tobacco (Nicotiana tabacum L. 'Gombleng') Treated with Sodium Metasilicate Grown Under Drought Stress
Agra Daffa Putra, Prof. Dr. Diah Rachmawati, S.Si., M.Si.
2026 | Skripsi | BIOLOGI
Budidaya tembakau (Nicotiana tabacum L.) menghadapi tantangan besar akibat perubahan
iklim global, khususnya terkait kelangkaan air dan cekaman kekeringan. Varietas
*Nicotiana tabacum* L. 'Gombleng' dipilih karena statusnya sebagai *landrace*
lokal bernilai tinggi di perkebunan tembakau Boyolali. Perlakuan yang
diterapkan merupakan kombinasi 3×3 antara tiga tingkat kapasitas lapang (50%,
75%, dan 100%) dan tiga dosis sodium metasilikat (0, 200, dan 400 mg) per
tanaman, yang disusun menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap dengan 3
ulangan. Pengumpulan data mencakup parameter pertumbuhan, biomassa, indeks
stabilitas membran (MSI), kandungan air relatif (RWC), serta kandungan klorofil
dan karotenoid. Data dianalisis menggunakan Analisis Varians yang diikuti
dengan Uji Jarak Berganda Duncan pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa cekaman kekeringan menyebabkan penurunan signifikan pada
kandungan air relatif, sementara pigmen fotosintetik, stabilitas membran, dan
sebagian besar parameter morfologi tidak terpengaruh; namun, terjadi pergeseran
alokasi biomassa secara signifikan ke arah investasi akar yang lebih besar
seiring dengan meningkatnya intensitas kekeringan. Efektivitas aplikasi sodium metasilikat (Na?SiO?) bergantung pada tingkat keparahan kekeringan; senyawa ini
secara signifikan meningkatkan kandungan klorofil a, klorofil b, total
klorofil, dan karotenoid, serta jumlah daun dan berat kering akar, dengan dosis
400 mg memberikan peningkatan terbesar. Interaksi yang signifikan antara
kapasitas lapang dan natrium metasilikat mengonfirmasi bahwa Na?SiO? bekerja
paling efektif pada dosis yang lebih tinggi dan dalam kondisi ketersediaan air
yang cukup.
The
cultivation of tobacco (Nicotiana tabacum L.), faces significant
challenges due to global climate change, particularly in terms of water
scarcity and drought stress. The Nicotiana tabacum L. 'Gombleng'
is chosen by its status as a high value regional landrace in the Boyolali
tobacco plantation. Treatments consisted of a 3×3 combination of three field
capacity levels (50%, 75%, and 100%) and three sodium metasilicate dosages (0,
200, and 400 mg) per plant, arranged in a Randomized Complete Block Design with
3 replications. Data collection involves growth parameters, biomass, membrane
stability index (MSI), relative water content (RWC), chlorophyll, and
carotenoid content. Data were analyzed using Analysis of Variance followed by
Duncan Multiple Range Test at 5% significance level. Results indicate that
drought stress causes a significant decline of relative water content, while
photosynthetic pigments, membrane stability, and most morphological parameters
remain unaffected and significantly shift biomass allocation toward greater
root investment as drought intensifies. Sodium metasilicate (Na?SiO?)
application efficacy are dependent on drought severity, it significantly
enhanced chlorophyll a, chlorophyll b, total chlorophyll, carotenoid content,
leaf number, and dry root weight, with 400 mg producing the greatest
improvements. The significant field capacity and sodium metasilicate
interaction confirmed that Na?SiO? works best at higher dosages and under well
watered conditions.
Kata Kunci : Drought Stress, Nicotiana tabacum L., Sodium Metasilicate