Laporkan Masalah

Penerjemahan Metafora dalam Pidato Presiden Joko Widodo

Amirul hakim, Dr. Adi Sutrisno, M.A.

2026 | Tesis | S2 Linguistik

Penelitian ini mengkaji penerjemahan metafora konseptual dalam wacana politik, khususnya dalam interpretasi simultan pada pidato Presiden Joko Widodo. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan jenis-jenis metafora konseptual yang digunakan oleh Presiden Joko Widodo dalam KTT G20 (2022) dan KTT ASEAN ke-43 (2023), mengidentifikasi strategi penerjemahan metafora yang diterapkan oleh juru bahasa ke dalam bahasa Inggris, serta mengevaluasi implikasi kognitif dan budaya dari strategi penerjemahan tersebut. Penelitian kualitatif ini menggunakan metode deskriptif komparatif untuk membandingkan teks sumber (bahasa Indonesia) dan teks sasaran (bahasa Inggris). Identifikasi kata bermuatan metafora dilakukan dengan menggunakan Metaphor Identification Procedure (MIP), sedangkan analisis strategi penerjemahan merujuk pada teori Van den Broeck.  

Hasil penelitian menunjukkan terdapat 170 data metafora konseptual yang diklasifikasikan ke dalam 28 ranah sumber. Ranah yang paling dominan digunakan adalah metafora perjalanan (JOURNEY) sebesar 17,06?n objek (OBJECT) sebesar 16,67%, yang berfungsi merepresentasikan kebijakan, kerja sama regional, dan visi geopolitik secara retoris. Dalam aspek penerjemahan, ditemukan bahwa mayoritas citra metafora dipertahankan dalam teks sasaran (76,5%), sementara sebagian kecil mengalami perubahan citra (8,23%), dan sisanya dihilangkan atau diubah menjadi non-metafora (15,3%). Temuan ini mengimplikasikan adanya universalitas pola kognitif dan kesamaan pengalaman manusia antara bahasa Indonesia dan bahasa Inggris, sehingga menghasilkan tingkat keterjemahan (translatability) yang tinggi. Namun, pada metafora yang spesifik budaya, juru bahasa melakukan adaptasi konseptual atau penghapusan untuk menjaga kelancaran, kejelasan pesan, dan ketepatan nuansa diplomatik di bawah tekanan waktu interpretasi simultan.  

This study examines the translation of conceptual metaphors in political discourse, specifically focusing on simultaneous interpreting in President Joko Widodo’s speeches. The purposes of this study are to describe the types of conceptual metaphors employed by President Joko Widodo during the G20 Summit (2022) and the 43rd ASEAN Summit (2023), identify the metaphor translation strategies applied by the interpreter into English, and evaluate the cognitive and cultural implications of these translation strategies. This qualitative research applies a descriptive-comparative method to contrast the source text (Indonesian) and the target text (English). Metaphorical expressions were identified using the Metaphor Identification Procedure (MIP), while the analysis of translation strategies was conducted based on Van den Broeck’s theory.  

The results reveal 170 instances of conceptual metaphors categorized into 28 source domains. The most dominant domains are JOURNEY (17.06%) and OBJECT (16.67%), which rhetorically represent policy-making, regional cooperation, and geopolitical visions. Regarding the translation strategies, the majority of geopolitical and rhetorical images are retained in the target text (76.5%), a minor portion undergo image substitution (8.23%), and the remaining instances are deleted or paraphrased as non-metaphors (15.3%). These findings imply the presence of universal cognitive patterns and shared human experiences between Indonesian and English, resulting in a high degree of translatability. However, for culture-specific metaphors, the interpreter performs conceptual adaptation or omission to maintain fluency, message clarity, and diplomatic nuances under the high-pressure constraints of simultaneous interpreting. 

Kata Kunci : Metafora Konseptual, Penerjemahan Metafora, Interpretasi Simultan, Pidato Politik, Semantik Kognitif, Conceptual Metaphor, Metaphor Translation, Simultaneous Interpreting, Political Speech, Cognitive Semantics

  1. S2-2026-500454-abstract.pdf  
  2. S2-2026-500454-bibliography.pdf  
  3. S2-2026-500454-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2026-500454-title.pdf