Human Resource Management Practices in a Traditional Batik Enterprise: A Case Study of SEMBUNG BATIK, KULON PROGO
Mazaya Ghaisani Tannaya Wibowo, Dr. Dra. Diah Retno Wulandaru, MBA.
2026 | Skripsi | MANAJEMEN
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi praktik Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) yang diterapkan di Sembung Batik, sebuah usaha batik tradisional berskala menengah yang berlokasi di Kulon Progo, Yogyakarta. Penelitian ini secara khusus mengkaji praktik rekrutmen dan seleksi, pembelajaran serta pengembangan keterampilan, serta pengalaman dan tantangan kerja para pekerja. Penelitian menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dengan pemilik usaha dan delapan pekerja yang mewakili berbagai tahapan produksi serta tingkat pengalaman kerja. Data dianalisis menggunakan analisis tematik dan diinterpretasikan dengan menggunakan literatur MSDM, Resource-Based View, dan Dynamic Capabilities sebagai landasan teoretis.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses rekrutmen dan seleksi dilakukan secara fleksibel sesuai kebutuhan operasional melalui berbagai jalur rekrutmen, dengan mempertimbangkan potensi serta kemauan belajar pekerja selain pengalaman sebelumnya. Pembelajaran dan pengembangan keterampilan terutama berlangsung melalui pembelajaran berbasis tempat kerja, pendampingan, observasi, dan transfer pengetahuan antargenerasi, bukan melalui program pelatihan formal. Meskipun pekerja memiliki spesialisasi pada tahapan produksi tertentu, mereka tetap mampu beradaptasi dengan motif baru dan perubahan kebutuhan produksi. Selain itu, para pekerja memandang Sembung Batik sebagai tempat kerja yang stabil serta memberikan manfaat ekonomi, praktis, dan personal meskipun terdapat berbagai tantangan teknis dalam proses produksi. Secara keseluruhan, penelitian ini menunjukkan bahwa praktik MSDM yang bersifat informal, didukung oleh keterlibatan aktif pemilik, pembelajaran berkelanjutan, dan berbagi pengetahuan, berkontribusi terhadap pengembangan tenaga kerja, keberlangsungan proses produksi, dan keberlanjutan usaha batik tradisional.
Kata Kunci : Human Resource Management, Traditional Batik Enterprise, MSMEs, Workplace-Based Learning, Informal HRM