Laporkan Masalah

Analisis Faktor-faktor yang Memengaruhi Motivasi Ekonomi Beternak Sapi Potong di Kelompok Tani Mulyo Lestari, Desa Bimomartani, Ngemplak, Sleman

Stella Vega Mutiara, Prof. Ir. Fransiskus Trisakti Haryadi, M.Si., Ph.D., IPM.

2026 | Skripsi | ILMU DAN INDUSTRI PETERNAKAN

Motivasi ekonomi beternak merupakan aspek yang mendorong peternak untuk terus menjalankan kegiatan beternak. Tujuan dilakukannya penelitian ini yaitu untuk mengukur tingkat motivasi ekonomi beternak sapi potong dan menganalisis sejauh mana faktor-faktor seperti sikap mengenai resiko, kepercayaan diri, dan orientasi masa depan dapat memengaruhi motivasi ekonomi dalam beternak sapi potong di Kecamatan Ngemplak. Lokasi penelitian dilakukan di Desa Bimomartani, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Pelaksanaan penelitian dimulai pada bulan Januari hingga Juni 2026. Pengambilan sampel dilakukan secara sensus pada 36 orang anggota kelompok tani Mulyo Lestari di Desa Bimomartani, dengan metode survei dan wawancara berdasarkan kuesioner. Pengukuran tingkat motivasi ekonomi digunakan skala Likert, sedangkan untuk analisis faktor yang memengaruhi motivasi ekonomi digunakan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan karakteristik peternak yang terdiri dari sikap mengenai resiko, self-efficacy, dan orientasi masa depan berpengaruh terhadap motivasi ekonomi beternak sapi potong dengan kontribusi sebesar 29,3%. Secara parsial, hanya self-efficacy yang berpengaruh signifikan terhadap motivasi ekonomi peternak dengan nilai signifikansi sebesar 0,008*** (p<0>

Economic motivation in livestock farming is a key factor that drives farmers to continue their farming activities. The purpose of this study is to measure the level of economic motivation in raising of beef cattle and to analyze the extent to which factors such as risk attitude, self-efficacy, and future orientation influence economic motivation in raising beef cattle in Ngemplak District. The research was conducted in Bimomartani Village, Ngemplak District, Sleman Regency, Special Region of Yogyakarta. The research was carried out from January to June 2026 Sampling was conducted via a census of 36 members of the Mulyo Lestari farmers’ group in Bimomartani Village, using a survey and interviews based on a questionnaire. A Likert scale was used to measure the level of economic motivation, while multiple linear regression analysis was used to analyze the factors influencing economic motivation. The results showed that, collectively, the farmers’ characteristics, comprising risk attitudes, self-efficacy, and future orientation, significantly influenced the economic motivation for beef cattle raising, contributing 29.3%. Partially, only self-efficacy had a significant effect on farmers’ economic motivation, with a significance value of 0.008*** (p<0>

Kata Kunci : motivasi ekonomi, orientasi masa depan, sikap mengenai resiko, self-efficacy.

  1. S1-2026-498668-abstract.pdf  
  2. S1-2026-498668-bibliography.pdf  
  3. S1-2026-498668-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2026-498668-title.pdf