Laporkan Masalah

Pengembangan kawasan pesisir di Kota Bitung Provinsi Sulawesi Utara

WUMU, Marwiah, Dr. Catur Sugiyanto, MA

2005 | Tesis | Magister Ekonomika Pembangunan

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana mengembangkan kawasan pesisir sebagai pusat pertumbuhan ekonomi di Kota Bitung. Kajian permasalahan adalah belum tersurat dalam RTRW, kecamatan-kecamatan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi dan kecamatan-kecamatan sebagai pendukung (hinterland) berdasarkan hierarki dalam rangka pengembangan kawasan pesisir di Kota Bitung. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang meliputi data fasilitas ekonomi, fasilitas sosial, fasilitas pemerintahan, jumlah penduduk tiap kecamatan, jarak antarkecamatan, produksi komoditas sektor pertanian tiap kecamatan, dan data perkembangan PDRB Kota Bitung, 1999-2003. Sumber data diperoleh dari Badan Pusat Statistik Kota Bitung, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Bitung, Dinas dan Instansi terkait yang ada dalam lingkup Sekretariat Daerah Kota Bitung. Alat analisis yang digunakan adalah analisis scalogram untuk mengidentifikasi kecamatan-kecamatan di kawasan pesisir yang dapat dikembangkan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi, analisis model gravitasi untuk menentukan kecamatan yang menjadi hinterland bagi kecamatan pusat pertumbuhan ekonomi, dan analisis Location Quotient (LQ) untuk menganalisis komoditas unggulan yang dapat digunakan dalam mendukung pengembangan kecamatan-kecamatan di kawasan pesisir sebagai pusat pertumbuhan ekonomi. Hasil perhitungan dengan scalogram teridentifikasi dua kecamatan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi yaitu Kecamatan Bitung Tengah dan Kecamatan Bitung Timur. Adapun yang menjadi hinterland dari kecamatan Bitung Tengah adalah Kecamatan Bitung Barat dan Kecamatan Bitung Utara. Untuk Kecamatan Bitung Timur yang menjadi hinterland nya adalah Kecamatan Bitung Selatan. Hasil analisis LQ dapat diketahui bahwa yang merupakan komoditas unggulan Kecamatan Bitung Utara yaitu jagung dan kelapa. Untuk Kecamatan Bitung Barat ubi kayu, ubi jalar, jagung dan sayur-sayuran. Untuk Kecamatan Bitung Tengah ubi kayu, ubi jalar dan jagung. Untuk Kecamatan Bitung Timur ubi jalar dan kelapa. Untuk Kecamatan Bitung Selatan sayur-sayuran, buah-buahan dan kelapa

This research aimed to analyze the ways to develop coastal area as economic growth centre in Bitung Town. The problem is that there is no explicit determination, within RTRW, which subdistrict as economic growth centre and subdistrict as hinterland based on hierarchy in developing coastal area in Bitung Town. Data used in this research is secondary data including data of economic facilities, social facilities, governmental facilities, population per subdistrict, and growth of PDRB Bitung Town in 1999-2003. The data is gathered from Bitung's statistical centre agency, local developing planning agency, and related institutions within local secretary of Bitung Town. Analytical tools used are scalogram analysis to identify subdistrict in coastal area that can be developed to be economic growth centre, analysis of gravity model to determine subdistrict functioning as hinterland for subdistrict performing as economic growth centre, and analysis of Location Quotient (LQ) to analyze basic commodities than can be used in supporting development of subdistricts in coastal area as economic growth centre. Results of calculation using scalogram identify two subdistricts as economic growth centres, namely, Bitung Tengah subdistrict and Bitung Timur subdistrict. Subdistricts performing as hinterland of Bitung Tengah subdistrict are Bitung Barat subdistrict and Bitung Utara subdistrict. Meanwhile, for Bitung Timur subdistrict, the hinterland is Bitung Selatan subdistrict. Result of LQ analysis indicated that corn and coconut are basic commodities of Bitung Utara subdistrict while cassava, sweet potato, corn and vegetables are basic commodities of Bitung Barat subdistrict. Basic commodities of Bitung Tengah subdistrict area cassava, sweet potato, and corn. Meanwhile, basic commodities of Bitung Timur subdistrict are sweet potato and coconut. Finally, Bitung Selatan subdistrict has basic commodities of vegetables, fruits, and coconut.

Kata Kunci : Pertumbuhan Ekonomi,Kawasan Pesisir,growth centre, hinterland, basic commodities


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.