Laporkan Masalah

profil hematologi dan biokimia darah induk kambing Saanen kering yang diberi flushing pakan sumber protein

Idris Abdurrahman, Prof. Ir. Diah Tri Widayati, MP., PhD., IPU., ASEAN. Eng.

2026 | Skripsi | ILMU DAN INDUSTRI PETERNAKAN

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh flushing pakan sumber protein terhadap profil hematologi dan biokimia darah induk kambing Saanen pada masa kering. Sebanyak 10 ekor induk kambing Saanen digunakan dalam penelitian yang dibagi ke dalam dua kelompok perlakuan: kelompok kontrol (P0) dan kelompok flushing pakan (P1). Pakan basal yang diberikan terdiri atas konsentrat, indigofera, dan rumut gajah dengan rasio berbasis bahan kering (BK). Kelompok P0 diberikan ransum basal dengan komposisi nutrien meliputi protein kasar (PK) 15,34%, lemak kasar (LK) 3,55%, serat kasar (SK) 23,29%, dan total digestible nutrient (TDN) 56,01%. Sementara itu, kelompok P1 diberikan suplementasi Soybean Meal (SBM) sebesar 4,3?n Distillers Dried Grains with Solubles (DDGS) sebesar 8,7?ri total BK ransum dengan komposisi nutrien meliputi kadar PK sebesar 17,90%, LK 3,96%, SK 21,46%, dan TDN 57,43%. Perlakuan pakan diberikan secara total mixed ration (TMR) selama 14 hari masa pengamatan. Parameter yang diamati meliputi jumlah eritrosit, jumlah leukosit, kadar hemoglobin, glukosa, total protein, blood urea nitrogen, dan kolesterol. Pengambilan sampel darah dilakukan pada hari ke-0 (sebelum perlakuan) dan hari ke-14 (setelah perlakuan). Data dianalisis menggunakan anova repeated measure dari IBM SPSS versi 27 dengan waktu pengamatan dan kelompok perlakuan sebagai main effect. Hasil analisis menunjukkan pemberian flushing pakan tidak memberikan pengaruh interaksi yang nyata (P>0,05) serta tidak dipengaruhi oleh faktor waktu terhadap jumlah eritrosit, kadar hemoglobin, jumlah leukosit, dan total protein darah. Sebaliknya, terdapat interaksi yang nyata (P<0> Blood Urea Nitrogen (BUN) darah. Dapat disimpulkan, pemberian pakan flushing sumber protein memengaruhi profil biokimia darah kambing betina Saanen dengan meningkatkan indikator metabolisme nutrisi, sekaligus mempertahankan parameter hematologi dan status fisiologis yang normal.

This study aimed to determine the effect of a protein-sourced flushing diet on the hematological and biochemical profiles of Saanen does during the dry period. A total of 10 Saanen does were used in this study and divided into two treatment groups: the control group (P0) and the flushing diet group (P1). The basal diet consisted of concentrate, indigofera, and Napier grass based on a dry matter (DM) ratio. The P0 group was fed the basal diet containing 15.34% crude protein (CP), 3.55% ether extract (EE), 23.29% crude fiber (CF), and 56.01% total digestible nutrients (TDN). Meanwhile, the P1 group received supplementation of Soybean Meal (SBM) at 4.3% and Distillers Dried Grains with Solubles (DDGS) at 8.7% of the total DM diet, resulting in a nutrient composition of 17.90% CP, 3.96?, 21.46?, and 57.43% TDN. The dietary treatments were provided as a total mixed ration (TMR) for a 14-day observation period. The observed parameters included erythrocyte count, leukocyte count, hemoglobin levels, glucose, total protein, blood urea nitrogen (BUN), and cholesterol. Blood sampling was conducted on day 0 (pre-treatment) and day 14 (posttreatment). Data were analyzed using Repeated Measures ANOVA via IBM SPSS version 27, with observation time and treatment group as the main effects. The results showed that the provision of the flushing diet had no significant interaction effect (P>0.05) and was not influenced by the time factor on erythrocyte count, hemoglobin levels, leukocyte count, and total blood protein. Conversely, there was a significant interaction (P<0>

Kata Kunci : Biokimia darah, Flushing pakan, Hematologi, Kambing Saanen, Pakan sumber protein

  1. S1-2026-500226-abstract.pdf  
  2. S1-2026-500226-bibliography.pdf  
  3. S1-2026-500226-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2026-500226-title.pdf