Analisis kinerja Kantor Pelayanan Pajak Bumi dan Bangunan di wilayah DIY dan Jawa Tengah :: Pendekatan Data Envelopment Analysis (DEA)
MARDIYANI, Ririn, Drs. Akhmad Makhfatih, MA
2005 | Tesis | Magister Ekonomika Pembangunan
Kantor Pelayanan Pajak Bumi dan Bangunan (KP-PBB) sebagai salah satu instansi vertikal dari Direktorat Jenderal Pajak merupakan ujung tombak dalam rangka optimalisasi penerimaan pajak. Oleh karena itu, dipandang perlu untuk selalu meningkatkan kinerjanya. Kinerja KP-PBB ini dapat diukur dengan melihat tingkat efisiensinya. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan: pertama, mengukur tingkat efisiensi relatif 16 KP-PBB di wilayah DIY dan Jawa Tengah selama periode tahun 2002-2003. Kedua, menganalisis faktor-faktor yang berpengaruh terhadap tingkat efisiensi masing-masing KP-PBB terutama yang tidak atau kurang efisien. Ketiga, menguji perbedaan rata-rata tingkat efisiensi KP-PBB tahun 2002 dan 2003. Keempat, menguji perbedaan rata-rata tingkat efisiensi antarkelompok KPPBB. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Data primer diambil dari sebagian KP-PBB sebagai variabel input dan output, dan data sekunder diperoleh dari Kanwil DJP Jawa Bagian Tengah I dan II serta dari Biro Pusat Statistik. Metode analisis yang digunakan untuk mengukur tingkat efisiensi adalah Data Envelopment Analysis, sedangkan untuk menguji perbedaan rata-rata 2 populasi sampel digunakan Analysis of Varians (Anova). Variabel-variabel yang dipergunakan untuk mengetahui tingkat efisiensi dari sisi input adalah jumlah tenaga kerja, luas wilayah kerja masing-masing unit dan jumlah penduduk sesuai wilayah kerja. Variabel dari sisi output adalah prosentase daerah yang sudah berbasis SISMIOP, penerimaan pajak, pencairan tunggakan pajak dan jumlah obyek pajak. Pengujian perbedaan rata-rata 2 populasi dilakukan dengan menghitung rasio varian antarsampel (Varians Among the Sample Means) dan varian dalam sampel (Varians within the sampel Means).
Hasil analisis efisiensi dari 16 KP-PBB menunjukkan bahwa : KP-PBB Yogyakarta, KP-PBB Sleman, KP-PBB Semarang dan KP-PBB Purworejo memiliki tingkat efisiensi yang konstan dengan tingkat pencapaian 100% selama periode penelitian dibandingkan 12 KP-PBB yang lain. Hasil uji varian menunjukkan F hitung Property Tax Service Office (KP-PBB) as a vertical unit of the Directorat General of Taxation is a crucial unit responsible for the revenue from taxation. Therefore, it is seen necessary for the office to continually increase their performance. The performance can be measured by observing their efficiency. The research has been done with purposes as follows: first, to measure relative efficiency of 16 KP-PBB in the region of Yogyakarta and Central Java, in the period of 2002-2003. Second, to analyse several inputs and outputs affecting the efficiency of the KP-PBB, mainly which are inefficient. Third, to test the average difference of efficiency in 2002-2003. Fourth, to test the intragroup’s average difference of efficiency. Data used for this research consist of primary and secondary data. Primary data are obtained from several KP-PBB as input and output variable, while seconadry data are obtained from Taxation Regional Office Central Java I and II as well as National Statistic Agency. The researcher uses Data Envelopment Analysis to measure the efficiency rate and the Analysis of Variance (Anova) to test the difference between the two sample populations. Variables being used to inform the efficiency rate from the input side are the labour force, the size of operational region of respective units and total population of the regions that implement the SISMIOP, revenue from taxes, and the tax objects. To test the difference between the two populations, the researcher uses the variance among the sample means and variance within the sample means.
The research shows that out of the sixteen KP-PBBs being analysed, the KP-PBB Yogyakarta, KP-PBB Sleman, KP-PBB Semarang and KP-PBB Purworejo have a constant efficiency rate with the achievement level of 100% during the research period compared to the twelve other offices. The variance test results shows that F count
Kata Kunci : Kinerja Layanan,Kantor Pajak Bumi dan Bangunan,DEA, Efficiency, Data Envelopment Analysis (DEA), Analysis of Variance (Anova)