Analisis variasi kas Pemerintah Daerah Kota Mataram tahun anggaran 2003-2004
WARDANA, Eka, Dr. Ainun Na'im, MBA.,Ak
2005 | Tesis | Magister Ekonomika PembangunanSalah satu aspek dari Pemerintahan daerah yang harus diatur secara hatihati adalah masalah pengelolaan keuangan daerah dan anggaran daerah. Demikian pula semakin dirasakan pentingnya fungsi perbendaharaan untuk membantu manajemen mengelola sumber daya yang terbatas secara efisien, merencanakan aliran kas yang baik, menjaga agar jangan sampai terjadi kebocoran dan penyimpangan, dan memanfaatkan dana yang menganggur (idle cash) untuk meningkatkan nilai tambah sumber daya keuangan. Penelitian yang berlokasi pada Pemerintah Daerah Kota Mataram ini bertujuan untuk mendeskripsikan pola fluktuasi penerimaan dan pengeluaran kas baik anggaran maupun realisasi, mengidentifikasi periode terjadinya cash shortage pada kas daerah Pemerintah Daerah Kota Mataram serta menganalisis variasi kas Pemerintah Daerah Kota Mataram dengan menggunakan analisis kualitatif deskriptif dengan berpedoman pada Kepmendagri Nomor 29 tahun 2002, dan Undang-undang Nomor 1 tahun 2004, serta analisis varian dan analisis deret berkala. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anggaran kas pendapatan dan realiasi kas pendapatan memiliki kecenderungan awal triwulan lebih besar dibandingkan dengan akhir triwulan, sedangkan anggaran pengeluaran dan realisasi pengeluaran memiliki kecenderungan penurunan pengeluaran pada akhir triwulan dan pengeluaran selalu mengalami lonjakan pada triwulan II dan III. Selama kurun waktu tahun anggaran 2003-2004 tidak terjadi cash shortage pada kas daerah Pemerintah Daerah Kota Mataram. Dari tujuan yang ingin dicapai oleh manajemen kas yang dilakukan oleh pengelola keuangan, pengelolaan kas yang terkait dengan prosedur dan kebijakan telah sesuai dengan Undang-undang Nomor 1 tahun 2004 serta Kepmendagri Nomor 29 tahun 2002 serta telah mampu menjamin ketersediaan kas setiap bulannya.
One aspect that must be arranged carefully in a local government is how to manage both local finance and local budget. Likewise, treasury function became important to assist management to manage the limited resources efficiently; planning the cash flow carefully, keeping from leakage and deviation and exploiting the idle cash to increase finance resources value added. This research used Kota Mataram local government as a case. This research has objectives to descriptive cash budget and cash realization fluctuation pattern, identifying the period of cash shortage and analyze cash variants, and make use of descriptive qualitative analysis guided by law 1/2004 and Secretary of the Interior decision 29/2002, also use proportion and time series analysis. The research indicates the budget and realization cash earning trend in early quarter bigger than last quarter, while disbursement budget and realization have trend that decrease at early quarter and disbursement always have bounce around at 2nd quater and 3th quater. In 2003-2004 cash shortage didn’t occur at local government cash. In cash management aims that achieved by finance manager, cash management which connected by procedure and policy met with law 1/2004 and Secretary of the Interior decision 29/2002 and afford to guarantee cash availability every month.
Kata Kunci : Manajemen Kas,Pemda TkII, cash management, cash budget, cash realization