Laporkan Masalah

Effect of Biofertilizer and Soil Amendments on Growth and Physiological Responses of Tomato (Solanum Lycopersicum L.)

Nabeel Ayodhia Yusuf, Prof. Dr. Laurentius Hartanto Nugroho, M.Agr.

2026 | Skripsi | BIOLOGI

Tomat (Solanum lycopersicum L.) merupakan salah satu komoditas hortikultura yang memiliki nilai ekonomi dan gizi tinggi, namun budidaya yang bergantung pada pupuk kimia telah menimbulkan degradasi tanah dan permasalahan lingkungan. Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh aplikasi pupuk hayati yang dikombinasikan dengan amandemen tanah, yaitu asam humat, nano silika, dan red mud, terhadap pertumbuhan dan respons fisiologis tanaman tomat melalui enam kombinasi perlakuan. Parameter pertumbuhan yang diukur meliputi tinggi tanaman dan jumlah daun yang diobservasi selama 35 hari, sedangkan parameter fisiologis yang diamati pada fase generatif meliputi kandungan klorofil relatif (SPAD), aktivitas nitrat reduktase (NRA), dan aktivitas superoksida dismutase (SOD). Identifikasi senyawa organik volatil menggunakan metode HS-GC-MS dilakukan pada perlakuan C+, B+NS, dan B+HA+NS+R. Hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa perlakuan B+HA dan B+HA+NS+R menghasilkan tinggi tanaman yang secara signifikan lebih tinggi dibandingkan kontrol positif, sedangkan B+HA sendiri menghasilkan jumlah daun tertinggi. Nilai SPAD dan NRA tidak memiliki perbedaan nyata antara kedua perlakuan, sedangkan aktivitas SOD tertinggi diperoleh pada perlakuan B+NS. identifikasi VOC menunjukkan adanya senyawa turunan asam lemak yang ditemukan pada seluruh perlakuan, serta GLV dan beberapa turunan asam lemak kecil yang hanya terdeteksi pada perlakuan B+NS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa asam humat dan nano silika berkontribusi terhadap aspek pertumbuhan dan respons fisiologis tomat yang berbeda, hasil ini berpotensi mendukung perkembangan dalam penggunaan pupuk dan amandemen tanah yang ramah lingkungan.

Tomato (Solanum lycopersicum L.) is an economically and nutritionally significant plant, but conventional cultivation practices that are reliant on chemical fertilizers have caused soil degradation and environmental problems. This study investigated the effects of biofertilizer combined with soil-enhancing additives mainly humic acid, nano silica, and red mud on the growth and physiological responses of tomato under six treatment combinations. Growth parameters such as plant height and leaf number were measured over a 35-day observation period, while physiological parameters, which includes chlorophyll content (SPAD), nitrate reductase activity (NRA), and superoxide dismutase (SOD) activity were assessed during the generative stage. Volatile organic compound (VOC) profiling using the HS-GC-MS method was conducted on the C+, B+NS, and B+HA+NS+R treatments. The obtained results showed that B+HA and B+HA+NS+R treatment produced significantly greater plant height than the positive control, while B+HA alone produced the highest leaf number. SPAD and NRA values did not differ significantly among treatments, whereas SOD activity was significantly highest in the B+NS treatment. The VOC profiling detected a set of shared fatty acid-derived compounds across treatments; it also detected green leaf volatiles and additional minor fatty acid derivatives which are detected consistently on the B+NS treatment. These findings showed  that humic acid and nano silica each contribute different parameters of tomato (S. lycopersicum) growth and physiological response, offering insight for a more sustainable soil enhancing process.

Kata Kunci : biofertilizer, humic acid, nano silica, red mud, tomato.

  1. S1-2026-492177-abstract.pdf  
  2. S1-2026-492177-bibliography.pdf  
  3. S1-2026-492177-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2026-492177-title.pdf