Laporkan Masalah

Analisis kemampuan keuangan daerah melakukan pinjaman sebagai alternatif pembiayaan pembangunan Pelabuhan Glagah di Kabupaten Kulon Progo 2005-2020

CHOMSIJATI, Rini, Prof.Dr. Iswardono S. Permono, MBA.,Akt

2005 | Tesis | Magister Ekonomika Pembangunan

Penelitian ini bertujuan untuk menghitung kemampuan keuangan daerah Pemerintah Kabupaten Kulon Progo untuk melakukan pinjaman daerah sebagai alternatif pembiayaan pembangunan Pelabuhan Glagah di Kabupaten Kulon Progo. Kemampuan keuangan daerah untuk melakukan pinjaman dapat dilihat dari dua syarat utama yang tetapkan oleh Peraturan Pemerintah Nomor 107 tahun 2000 yaitu batas maksimum pinjaman dan rasio kemampuan pengembalian pinjaman/Debt Service Coverage Ratio (DSCR). Data yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder berupa data Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) tahun 1999-2003 dan realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Kulon Progo tahun 2000-2004. Alat analisis yang digunakan untuk menghitung kemampuan keuangan daerah dalam melakukan pinjaman dipergunakan perhitungan Batas Maksimum Pinjaman (BMP) dan Debt Service Coverage Ratio (DSCR) serta perhitungan proyeksi untuk tahun 2005–2020 terhadap penerimaan umum dan dana neto yang terdiri dari proyeksi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD), bagian daerah dari pajak (BD), Dana Alokasi Umum (DAU) dan belanja wajib (BW) dengan menggunakan tingkat inflasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Pemerintah Kabupaten Kulon Progo memiliki kemampuan keuangan daerah untuk melakukan pinjaman sebagai alternatif pembiayaan pembangunan Pelabuhan Glagah di Kabupaten Kulon Progo. Hal ini tercermin dari adanya batas maksimum pinjaman yang dapat dilakukan pada tahun 2005 sebesar Rp212.692.880.736,73 dengan Debt Service Coverage Ratio (DSCR) ≥ 2,5 yaitu sebesar 237,71, sedangkan kebutuhan dana untuk membangun Pelabuhan Glagah sebesar Rp116,2 milyar. Berdasarkan proyeksi dana neto yang dicadangkan untuk membayar angsuran pinjaman setiap tahunnya (2005-2020) pada jumlah terkecil yaitu pada tahun 2009 sebesar Rp13.636.695.656,76 dan berdasar pada kebutuhan dana pembangunan Pelabuhan Glagah maka Pemerintah Kabupaten Kulon Progo pada tahun 2005 mampu melakukan pinjaman daerah sebagai alternatif pembiayaan pembangunan Pelabuhan Glagah sebesar Rp116,2 milyar pada tingkat suku bunga 8% atau 5% dalam mata uang rupiah dengan jangka waktu pembayaran angsuran selama 15 tahun.

This research aim to calculate the regional finance ability in Government of Kulon Progo Regency to do the regional loan alternatively defrayal of development Glagah Port in Kulon Progo Regency. Ability of regional finance to conduct the visible loan from two especial condition specifying by Governmental Regulation of Number 107 year 2000 that is Maximum Limit of Loan (MLL) and ratio of ability repayment the loan /Debt Service Coverage Ratio ( DSCR). Data utilized in this research is secondary data the form of Gross Regional Domestic Product ( GRDP) Year 1999-2003 and realization Budget of Revenue and Expenditur Regional of Kulon Progo Regency year 2000-2004. Analyzer used to calculate the ability of regional finance in conducting loan utilized by a Maximum Limit of Loan (MLL) and Debt Service Coverage Ratio (DSCR) and also calculate projection for the year of 2005-2020 to common acceptance and fund neto consisted to the projection of original earnings of regional ( PAD), part of regional from tax (BD), common allocation fund ( DAU) and obligad to expenditure ( BW) by inflation rate. The Result of this research indicate that the Government of Kulon Progo Regency has the ability of regional finance to conduct the loan alternatively defrayal of development Glagah Port in Kulon Progo Regency. This Matter can see from existence of maximum limit of loan which can be conducted in the year 2005 equal to Rp212,692,880,736.73 by Debt Service Coverage Ratio (DSCR) ≥ 2,5 that is equal to 237,71, while fund requirement to develop the Glagah Port equal to Rp116. 2 billion. Pursuant to projection of fund neto reserved to pay the loan instalment every year in 2005-2020 at smallest amount that is in the year 2009 equal to Rp13,636,695,656.76 and base on the requirement of fund of development Glagah Port, Government of Kulon Progo Regency in the year 2005 able to conduct the regional loan alternatively defrayal of development Glagah Port equal to Rp116.2 billion at level of interest rate 8% or 5% in rupiah currency with the duration of instalment repayment during 15 year.

Kata Kunci : Keuangan Daerah,Pinjaman,Pembangunan Pelabuhan


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.