Laporkan Masalah

Estimasi Idle Cash menggunakan model anggaran kas dalam pengelolaan kas daerah di Kabupaten Tanah Datar

ASLAMUDIN, Prof.Dr. Abdul Halim, MBA.,Akt

2005 | Tesis | Magister Ekonomika Pembangunan

Pemanfaatan idle cash melalui penerapan pengelolaan kas telah dimulai oleh Pemerintah Kabupaten Tanah Datar sejak tahun 2003, dengan menginvestasikan dana yang menganggur dalam bentuk sertifikat deposito. Meskipun pola penghitungan besaran idle cash masih bersifat incremental, namun kebijakan pengelolaan kas ini terbukti mampu memberikan kontribusi yang cukup besar dalam peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), melalui perolehan bunga deposito. Untuk mengetahui apakah idle cash yang diinvestasikan sudah optimal sesuai dengan potensi yang ada dalam aliran kas maka perlu dilakukan analisis terhadap kebijakan pengelolaan kas tersebut. Analisis kebijakan pengelolaan kas dilakukan dengan menggunakan alat analisis model anggaran kas, sebagaimana dikemukakan oleh BIGG dalam menghasilkan informasi mengenai besaran idle cash yang bisa diinvestasikan dan perolehan bunga deposito. Hasil analisis ini kemudian dibandingkan dengan model incremental yang diterapkan oleh Pemda Kabupaten Tanah Datar selama ini. Di samping itu juga digunakan tipologi Bardach, untuk menilai prospek kebijakan pengelolaan kas dari segi perspektif alternatif kebijakan publik, dalam menghasilkan informasi idle cash yang akan diinvestasikan. Hasil analisis menunjukkan bahwa penggunaan anggaran kas, ternyata mampu memberikan informasi besaran idle cash dan perolehan bunga deposito yang lebih optimal dibanding model incremental. Pada tahun 2004, investasi idle cash dalam bentuk sertifikat deposito hanya menghasilkan bunga deposito sebesar Rp.2.192.324.611.-, padahal potensi idle cash yang terdapat dalam aliran kas sebenarnya jauh lebih besar, sehingga mampu menghasilkan bunga deposito dan memberikan kontribusi terhadap peningkatan PAD sebesar Rp.4.773.764.520.- atau terdapat selisih sebesar Rp.2.581.439.909.-. Dari segi pemilihan alternatif kebijakan publik dengan menggunakan kriteria penilaian kelayakan tekhnis, kelayakan ekonomi/finansial, keberlangsungan kebijakan secara politis, dan kemampuan administrasi, dapat dikatakan bahwa kebijakan pengelolaan kas dan pemanfaatan idle cash untuk investasi guna meningkatkan PAD, mempunyai prospek yang cukup baik untuk dikembangkan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Tanah Datar

Exploiting of idle cash through applying of cash management have been started by Local Government of Tanah Datar since 2003, by investing out of job fund in the form of certificate of deposit. Though pattern of enumeration of number of idle cash still have the character of the incremental, but this cash management policy is proven able to give the big enough contribution in make-up of Original Earnings of Area (PAD), through deposit interest acquirement. To know what idle cash invested have optimal as according to existing potency in cash stream hence require to be done by analysis the cash management policy. Analyze the policy of cash management conducted by using analyzer model the cash budget, as opened by BIGG in yielding information of concerning number of idle cash which can be invested and deposit interest acquirement. Later; the result of this analysis is compared to model incremental applied by Local Government of Tanah Datar during the time. Despitefully also used by Bardach’s tipology, to assess the prospect of policy of cash management from facet of public perspectif policy alternatives, in yielding information of idle cash to be invested. The result of analysis indicate that the cash budget use, in the reality able to give the information of number of idle cash and more compared to optimal deposit interest acquirement incremental model. In the year 2004, invest of idle cash in the form of certificate of deposit only yield the deposit interest of equal to Rp.2.192.324.611.-, though potency of idle cash which in cash stream in fact much more big, so that able to yield the deposit interest and give the contribution to improvement PAD of equal to Rp.4.773.764.520.- or there are difference of equal to Rp.2.581.439.909.-. From facet of public policy alternative election by using criterion of assessment of technics eligibility, economic eligibility/financial, political viability, and administration ability, can be said that policy of management of cash and exploiting of idle cash for the invesment of utilize to improve the PAD, having good enough prospect to be developed by Local Government of Tanah

Kata Kunci : Manajemen Keuangan Daerah,Anggaran Kas, idle cash, cash management, cash budget, prospect of policy


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.