Analisis penggunaan tertinggi dan terbaik terhadap lahan kosong :: STudi kasus lahan bekas kawasan wisata Balekambang di Jln. Ahmad Yani SUrakarta
SATUZZUHRIA, Ani, Drs. Lincolin Arsyad, M.Sc
2005 | Tesis | Magister Ekonomika PembangunanPenelitian tentang penggunaan tertinggi dan terbaik terhadap tanah kosong milik Pemerintah Kota Surakarta di Jln Ahmad Yani Surakarta, dilakukan dengan cara menganalisis produktifitas properti dalam aspek hukum dan peraturan serta aspek fisik dan lokasi menggunakan treshold testing dengan rating grid sehingga diperoleh alternatif penggunaan yang memungkinkan. Analisis penggunaan yang memungkinkan ini dilanjutkan dengan analisis pasar dari masing-masing alternatif penggunaan untuk permintaan dan penawarannya serta analisis kelayakan keuangan untuk setiap usulan penggunaan. Dalam penelitian ini, data yang akan dianalisis terdiri dari data primer dan data sekunder. Data primer meliputi data pendapatan, sewa dan pengeluaran yang diajukan sebagai alternatif penggunaan, diperoleh dengan bentuk wawancara berstruktur, sedangkan data fisik yang meliputi ukuran, bentuk tapak, topografi, utilitas dan lain-lain diperoleh melalui observasi langsung. Data sekunder diperoleh dari Badan Pusat Statistik dan instansi-instansi pemerintah di Surakarta. Dari hasil analisis produktifitas properti didapatkan dua usulan penggunaan lahan yang layak dan memungkinkan yaitu penggunaan hotel dan pusat perbelanjaan. Berdasarkan analisis pasar dan indikator kelayakan keuangan dengan Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Pay Back Period (PBP), Rate Return on Investment (ROI), dan Benefit Cost Ratio (BCR), maka penggunaan pusat perbelanjaan diindikasikan lebih baik dibandingkan hotel sehingga dapat disimpulkan bahwa alternatif penggunaan pusat perbelanjaan merupakan penggunaan tertinggi dan terbaik
The highest and best use research for the vacant land which owned by the Government of Surakarta Town at Ahmad Yani Surakarta, conducted with analysis of property productivity in law aspect, regulation and also aspect of physical and location using the threshold testing and rating grid so it can be obtained a possible alternative usage. Then analysis of the possible usage continued with supply and demand market analysis, and also finance feasibility analysis for each usage proposal. In this research, the data to be analyzed consist of primary data secondary data. Primary data containing the incomes data, rent and expenditure that raised to be an alternative size measure, tread’s form, topography, utility and others was obtained through direct observation. Secondary data was obtained from Statistical Center Organization (BPS) and government’s institutions in Surakarta. From the result of property productivity analysis was gained two competent and possible farm usage proposal that is the use of hotel and shopping centre. Based on market analysis and the indicator of finance feasibility by Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Pay Back Period (PBP), Rate Return on Investment (ROI), and Benefit Cost Ratio (BCR), thus, the use of shopping centre to be better indicated comparing to hotel so that can be concluded that the alternative using of shopping centre represent highest and best use.
Kata Kunci : Produktivitas Properti,Lahan Kosong