Laporkan Masalah

Konsep Zero Waste di Pendakian Gunung Kembang Jalur Blembem Wonosobo Ditinjau dari Prinsip Etika Lingkungan Ekosentrisme

Agustina Widy Hartanti, Dr. Lailiy Muthmainnah, S. Fil., M. A. ; Dr. Ridwan Ahmad Sukri, S. S., M. Hum.

2026 | Skripsi | ILMU FILSAFAT

Meningkatnya aktivitas pendakian gunung di Indonesia berdampak pada penumpukan sampah di kawasan pegunungan, termasuk di Gunung Kembang Jalur Blembem, Wonosobo, yang mengancam kelestarian ekosistem setempat. Untuk mengatasi hal ini, pengelola Basecamp Blembem menerapkan konsep zero waste dalam pendakian. Penelitian ini mengkaji konsep zero waste menggunakan prinsip etika lingkungan ekosentrisme. Ekosentrisme merupakan salah satu aliran etika lingkungan yang menyatakan bahwa seluruh ekosistem memiliki nilai intrinsiknya sendiri di luar kepentingan manusia. Penelitian ini merupakan penelitian filsafat tentang problem aktual. Data primer diperoleh melalui wawancara mendalam dengan ketua pengelola Basecamp Blembem, komunitas Pencinta Alam Skydoors, dan beberapa pendaki, serta observasi lapangan. Data sekunder didapat melalui studi pustaka yang relevan dengan penelitian ini. Analisis hasil dilakukan dengan menggunakan unsur-unsur metodis deskripsi, analisis kritis, refleksi kritis, dan holistika. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa konsep zero waste di Pendakian Gunung Kembang Jalur Blembem tumbuh dari respons pragmatis pengelola terhadap degradasi kondisi jalur dan ancaman keselamatan pendaki, bukan dari kesadaran ekologis yang mendalam. Secara teknis, praktik zero waste di kawasan ini hanya menerapkan prinsip refuse (menolak) dan reduce (mengurangi). Konsep zero waste tersebut hanya memenuhi beberapa prinsip etika lingkungan ekosentrisme dan bersifat parsial. Selain itu, konsep zero waste ini belum berhasil memfasilitasi perubahan paradigma relasi manusia dengan alam secara menyeluruh, karena pergeseran mindset dari orientasi antroposentris menuju ekosentris baru dialami sebagian pendaki baru dialami sebagian pendaki dan masih membutuhkan edukasi yang berkelanjutan serta keterlibatan seluruh stakeholder. 


The increasing popularity of mountain climbing in Indonesia has led to the accumulation of waste in mountainous area, including Mount Kembang via the Blembem Route in Wonosobo, posing a threat to the sustainability of the local ecosystem. In response to this issue, the management of Blembem Basecamp has implemented a zero waste concept for climbing activities. This study examines the through the lens of ecocentric environmental ethics. Ecocentrism is an environmental ethical perspective that holds that the entire ecosystem possesses intrinsic value independent of human interests. This research is a philosophical inquiry into a contemporary issue. Primary data were collected through in-depth interviews with the head of Blembem Basecamp management, members of the Skydoors Nature Lovers Community, several climbers, and field observations. Secondary data were obtained through a literature review of sources relevant to the research topic. The findings were analyzed using the methodological approaches of description, critical analysis, critical reflection, and holism. The findings reveal that the zero waste concept implemented on the Mount Kembang Blembem Route emerged primarily as a pragmatic response by the management to trail degradation and safety risks faced by climbers, rather than from a profound ecological awareness. In practice, the implementation of zero waste is limited to the principles of refuse and reduce. The concept only partially fulfills several principles of the ecocentrisme environmental. However, it has not yet succeeded in facilitating a comprehensive transformation of the human-nature relationship, as the shift from an anthropocentric to an econcentric mindset has only been experienced by some climbers and still requires continuous environmental education and the active involvement of all stakeholders.

Kata Kunci : Zero waste, ecocentrism, mountain climbing, paradigm shift

  1. S1-2026-475225-abstract.pdf  
  2. S1-2026-475225-bibliography.pdf  
  3. S1-2026-475225-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2026-475225-title.pdf