Pola Agreement Bahasa Jerman dan Pengaruhnya bagi Pemelajar Indonesia dalam Belajar Bahasa Jerman
Ayu Safitri, Prof. Dr. Hendrokumoro, M.Hum.
2026 | Tesis | S2 Linguistik
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bentuk-bentuk agreement dalam bahasa Jerman, mengidentifikasi pola agreement yang diproduksi oleh pemelajar Indonesia dalam pembelajaran bahasa Jerman, menganalisis pengaruh agreement yang berhubungan dengan faktor-faktor penyebabnya, serta merumuskan pola agreement yang lebih mudah dipahami oleh pemelajar Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode analisis kontrastif. Data penelitian berupa bentuk-bentuk agreement dalam teks bahasa Jerman serta kalimat bahasa Jerman yang diproduksi oleh pemelajar Indonesia. Analisis data dilakukan melalui identifikasi bentuk agreement bahasa Jerman yang dikontrastifkan dengan struktur bahasa Indonesia, analisis pola agreement yang muncul dalam produksi bahasa pemelajar, serta kajian terhadap faktor linguistik dan kognitif yang memengaruhi penggunaan agreement.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahasa Jerman memiliki sistem agreement yang meliputi subject-verb agreement, adjective-noun agreement, dan case agreement, sedangkan bahasa Indonesia tidak mengenal infleksi verba berdasarkan persona dan jumlah, gender gramatikal, maupun sistem kasus morfologis. Pola agreement yang diproduksi oleh pemelajar Indonesia menunjukkan adanya penggunaan bentuk-bentuk yang lebih sederhana, terutama pada subject-verb agreement, adjective-noun agreement, dan penerapan kasus nominatif, akusatif, serta datif. Penggunaan bentuk agreement yang disederhanakan tersebut lebih tetap mempertahankan makna utama ujaran. Hal ini mencerminkan adanya proses penyesuaian terhadap kompleksitas sistem gramatikal bahasa Jerman. Fenomena ini berkaitan dengan faktor kognitif berupa penyederhanaan gramatikal, asimilasi dan akomodasi yang merupakan bagian dari perkembangan interlanguage. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini merumuskan pola agreement bahasa Jerman yang disusun secara kontrastif dengan struktur bahasa Indonesia serta mempertimbangkan karakteristik linguistik dan kognitif pemelajar. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi kajian linguistik kontrastif, pemerolehan bahasa kedua, dan pengajaran bahasa Jerman bagi penutur bahasa Indonesia.
Kata kunci: Agreement, Bahasa Jerman, Bahasa Indonesia, Interlanguage, Pemerolehan Bahasa Kedua.
Kata Kunci : Agreement, Bahasa Jerman, Bahasa Indonesia, Inerlanguage, Pemerolehan Bahasa Kedua