Pengaruh Pemberian Pupuk Kasgot Terhadap Karakteristik Morfologi, Pertumbuhan, dan Produksi Biomassa Tanaman Orok-Orok (Crotalaria juncea L.)
Sandy Kurnia Rahmadhanni, Prof. Dr. Ir. Bambang Suhartanto, DEA., IPU.
2026 | Skripsi | ILMU DAN INDUSTRI PETERNAKAN
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk kasgot terhadap karakteristik morfologi, pertumbuhan, dan produksi biomassa tanaman orok-orok (Crotalaria juncea L.). Penelitian dilakukan di lahan percobaan Laboratorium Hijauan Makanan Ternak dan Pastura Universitas Gadjah Mada, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Tanaman orok-orok ditanam pada plot 1,1 x 1,2 m2 dengan dua level pupuk kasgot yang berbeda, yaitu 0 dan 5 ton/ha. Masing-masing perlakuan sebanyak empat replikasi sehingga didapat total delapan plot penelitian. Variabel yang diamati pada penelitian ini yaitu karakteristik morfologi dan pertumbuhan tanaman yang meliputi tinggi tanaman, panjang tanaman, jumlah daun, dan diameter batang serta produksi biomassa segar (daun dan batang). Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji statistik Independent Sample T-test untuk membandingkan dua perlakuan dengan bantuan software SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Crotalaria juncea L. dengan perlakuan pemberian pupuk 5 ton/ha meningkatkan tinggi tanaman (142,24 cm), panjang tanaman (147,56 cm), dan diameter batang (9,28 mm). Hasil penelitian menunjukkan bahwa level pupuk kasgot 5 ton/ha memberikan pengaruh lebih baik terhadap pertumbuhan tanaman orok-orok (Crotalaria juncea L.).
This study aimed to determine the effect of kasgot fertilizer application on the morphological characteristics, growth, and biomass production of sunn hemp (Crotalaria juncea L.). The research was conducted at the experimental field of the Laboratory of Forage and Pasture Science, Universitas Gadjah Mada, Sleman Regency, Special Region of Yogyakarta. The sunn hemp was planted in 1,1 x 1,2 m2 plots with two different kasgot fertilizer treatments: 0 and 5 tons/ha. Each treatment consisted of four replications, resulting in a total of eight experimental plots. The observed variables included morphological and growth characteristics (plant height, plant length, number of leaves, and stem diameter), as well as fresh biomass production (leaves and stems). The collected data were analyzed using an Independent Samples T-test to compare the two treatments with the assistance of SPSS version 27 software. The results showed that the application of 5 tons/ha of fertilizer increased plant height (142,24 cm), plant length (147,56 cm), and stem diameter (9,28 mm). The results showed that a kasgot fertilizer level of 5 tons/ha had a better effect on the growth of sunn hemp (Crotalaria juncea L.).
Kata Kunci : Crotalaria juncea L., Kasgot, Morfologi tanaman, Pertumbuhan, Produksi biomassa