Laporkan Masalah

Pemaknaan dan Pelembagaan Konsep Transisi Berkeadilan dalam kemitraan Just Energy Transition Partnership Indonesia

Nia Rosmiati, Prof. Dr. Poppy Sulistyaning Winanti, M.P.P., M.Sc.

2026 | Skripsi | Ilmu Hubungan Internasional

Penelitian ini menganalisis konstruksi makna dan pelembagaan Just Transition dalam kemitraan JETP di Indonesia. Menggunakan konsep Socialization dalam kerangka Konstruktivisme serta metode Interpretive Discourse Analysis dan teknik analisis Framing, studi kasus ini membedah berbagai dokumen resmi yang merepresentasikan perkembangan norma Just Transition di level multilateral dan Indonesia. Argumentasi utama menyatakan bahwa makna konsep ini diadopsi melalui proses sosialisasi dinamis, di mana Indonesia mengambil dan menyelaraskan konstruksi norma global dengan prioritas pembangunan nasional. Hasil penelitian menunjukkan pemaknaan Just Transition ala Indonesia mengintegrasikan perlindungan kelompok rentan dengan konsep energy trilemma (keterjangkauan dan ketahanan energi) dan dijadikan landasan transformasi menuju ekonomi rendah karbon. Perkembangan pelembagaan ke dalam dokumen kebijakan dilakukan secara bertahap, diwarnai dengan pergeseran wacana dari pendekatan defensif-mitigatif menuju transformasi sistemik seluruh sektor ekonomi.

This study examines the construction of meaning and the institutionalization of Just Transition within the JETP framework in Indonesia. Employing the concept of socialization within a constructivist framework, alongside interpretive discourse analysis and framing techniques, this case study dissects various official documents representing the evolution of the Just Transition norm at both multilateral and domestic levels. The primary argument posits that the concept's meaning is adopted through a dynamic socialization process, wherein Indonesia appropriates and aligns global norm constructions with its national development priorities. The findings indicate that the Indonesian interpretation of Just Transition integrates the protection of vulnerable groups with the energy trilemma framework, specifically energy affordability and security, serving as a foundation for a low-carbon economic transformation. Furthermore, the trajectory of its institutionalization into policy documents progresses gradually, characterized by a discursive shift from a defensive-mitigative approach toward a systemic transformation across all economic sectors.

Kata Kunci : Just Transition, JETP, Discourse Analysis, Framing, Indonesia

  1. S1-2026-504837-abstract.pdf  
  2. S1-2026-504837-bibliography.pdf  
  3. S1-2026-504837-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2026-504837-title.pdf