Laporkan Masalah

Pengaruh variabel-variabel Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah terhadap indek pembangunan manusia di Provinsi Nusa Tenggara Barat 1999-2002

SUPARTO, Lalu, Dr. Catur Sugiyanto, MA

2005 | Tesis | Magister Ekonomika Pembangunan

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh pengeluaran pemerintah di sektor pendidikan, sektor kesehatan, dan sektor infrastruktur dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah masing-masing Kabupaten/kota terhadap indeks pembanguan manusia di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder dari 7 Kabupaten/Kota di Provinsi Nusa Tenggara Barat Barat selama periode 1999-2002. Data berasal dari Badan Pusat Statistik Provinsi Nusa Tenggara Barat. Dengan menggunakan pendekatan Generalized Least Squares (GLS), hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel pengeluaran pembangunan sektor pendidikan, sektor kesehatan dan sektor infrastruktur berpengaruh signifikan terhadap indeks pembagunan manusia Provinsi Nusa Tenggara Barat selama periode 1999-2002. Pada tingkat α 5%, diperoleh koefisien regresi pengeluaran pembanguan sektor pendidikan sebesar 41,22, artinya peningkatan pengeluaran pembangunan sektor pendidikan sebesar 1% ceteris paribus akan meningkatkan indeks pembangunan manusia sebesar 41,22. Koefisien regresi pengeluaran pembangunan sektor kesehatan sebesar 57,55, artinya peningkatan pengeluaran pembangunan sektor kesehatan sebesar 1% ceteris paribus akan meningkatkan indeks pembangunan manusia sebesar 57,55%. Koefisien regresi pengeluaran pembangunan sektor infrastruktur sebesar 45,56, artinya peningkatan pengeluaran pembangunan sektor infrastruktur sebesar 1% akan meningkatkan indeks pembangunan manusia sebesar 45,56%. Variabel pengeluaran pembangunan sektor pendidikan, sektor kesehatan dan sektor infrastruktur berpengaruh positif terhadap indeks pembangunan manusia Provinsi Nusa Tenggara Barat selama periode pengamatan.

This research aims to analyze the impact of government expenditure in education sector, health sector, and infrastructure sector in each regional budget and allocation of West Nusa Tenggara Province. In this research we used secondary data from seven regency/ town in West Nusa Tenggara Province during 1999 until 2002 which is provided by Statistic Center Bureau of West Nusa Tenggara Province. By using Generalized Least Squares approach, the result of this research indicates that variables of educational government expenditure in education sector, health sector and infrastructure sector have significant effect toward human development index of West Nusa Tenggara Province during 1999 – 2002 periods. In α level for 5%, we obtained regression coefficient of government expenditure on educational sector for 41,22, . It means that the increasing of goverment expenditure on education sector 1% ceteris paribus will increase human development index for 41,22% and regression coefficient of government expenditure on health sector for 57,54. It means that the increasing of government expenditure on health sector for 1% ceteris paribus will increase human development index for 57,54% and regression coefficient of government expenditure on infrastructure sector for 45,56. It means that the increasing of government expenditure on infrastructure sector 1% ceteris paribus will increase human development index for 45,56%. Government expenditure on education sector, health sector and infrastructure sector have positive toward human development index of West Nusa Tenggara Province during monitoring periods.

Kata Kunci : APBD,Indeks Pembangunan Manusia,Pendidikan Kesehatan dan Prasarana, Human development index, Government Expenditure, Education, Health and Infrastructure


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.