Laporkan Masalah

Pertumbuhan dan kesenjangan ekonomi antar kecacamatan di KabupatenGunungkidul, 1999-2003

HARYONO, Drs. Lincolin Arsyad, M.Sc

2005 | Tesis | Magister Ekonomika Pembangunan

Kesenjangan ekonomi merupakan suatu hal yang selalu terjadi di seluruh dunia, hanya tingkatnya yang berbeda-beda. Setiap negara pasti berupaya untuk mengurangi tingkat kesenjangan yang terjadi. Penelitian mengenai pertumbuhan dan kesenjangan ini bertujuan untuk mengetahui pola dan struktur pertumbuhan ekonomi, kesenjangan ekonomi antar kecamatan, dan kesenjangan pendapatan penduduk di Kabupaten Gunungkidul. Penelitian ini menggunakan alat analisis Tipologi Klassen, Indeks kesenjangan Williamson, Indeks kesenjangan Entropi Theil, dan Koefisien Gini. Hasil analisis menunjukkan bahwa daerah relatif maju berada di pusat kabupaten dan sekitarnya, sedangkan daerah teringgal berada jauh dari pusat kabupaten. Kesenjangan daerah relatif rendah dengan rata-rata Indeks Williamson sebesar 0,054 dan Indeks Entropi Theil rata-rata sebesar 0,0114 dengan kecenderungan terjadinya peningkatan kesenjangan. Kesenjangan penduduk relatif rendah, dengan keadaan relatif stabil bahkan cenderung menurun baik di daerah pantai maupun daerah bukan pantai. Koefisien gini daerah pantai dan bukan pantai rata-rata berturut-turut sebesar 0,20 dan 0,24.

Economic inequality always happens in every countries in the world, at different level. Each countries must try to decrease level of inequality. The research about growth and inequality was aimed to determine the pattern and structure of economic growth, inter district regional inequality, and population income inequality. Analytical method used were Klassen Tipology, Williamson inequality indices, Theil inequality indices, and Gini Coefficient. The results showed that the districts in the center of Regency was more developed than ones in the far distance. Regional inequality was relatively low, which average of Williamson inequality indices and Theil inequality indices were 0,054 and 0,0114 respectively. Both of inequality indices had increase tends. Population income inequality was relatively low and constant, even had decrease tends either in coastal and inland. The average of Gini Coefficient in coastal and inland was 0,20 and 0,24 respectively.

Kata Kunci : Pertumbuhan Ekonomi,Kesenjangan Daerah, growth, regional inequality, population income inequality, coastal, inland


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.