Niat Anak Petani untuk Melanjutkan Usaha Tani Organik di Kabupaten Boyolali
Rizqi Zahroh Nurjannah, Prof. Dr. Ir. Irham, M.Sc.; Hariyani Dwi Anjani, S.P., M.Sc.
2026 | Skripsi | SOS.EK. PERTANIAN (AGROBISNIS)
Anak petani organik menentukan keberlanjutan usaha tani organik di Kabupaten Boyolali. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui sikap, dukungan sosial, dan kapabilitas anak petani untuk melanjutkan usaha tani organik; (2) mengetahui tingkat niat anak petani untuk melanjutkan usaha tani organik; (3) mengetahui pengaruh sikap, dukungan sosial, kapabilitas, pendapatan usaha tani, luas lahan, usia, pendidikan, dan status partisipasi terhadap niat anak petani untuk melanjutkan usaha tani organik. Penelitian dilakukan secara deskriptif dan eksplanatori dengan pendekatan kuantitatif. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive untuk anak petani organik anggota Aliansi Petani Padi dan Palawija Organik Boyolali (APPOLI) dan Pangudi Bogo berusia 19-39 tahun. Jumlah sampel dalam penelitian ini 44 responden yang berdasarkan status partisipasinya mencakup 11 anak petani belum terlibat, 17 anak petani semi terlibat, dan 16 anak petani terlibat penuh. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan skor rerata dan respon positif serta analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) sikap, dukungan sosial, dan kapabilitas anak petani berada pada tingkat tinggi; (2) tingkat niat anak petani untuk melanjutkan usaha tani berada pada kategori tinggi; serta (3) sikap, dukungan sosial, kapabilitas berpengaruh positif signifikan terhadap niat anak petani melanjutkan usaha tani organik dan terdapat perbedaan niat yang signifikan antara anak petani belum terlibat dengan anak petani terlibat penuh.
Children of organic farmers determine the sustainability of organic farming in Boyolali Regency. This study aims to: (1) determine the attitudes, social support, and capabilities of children of farmers to continue organic farming; (2) determine the level of intention of children of farmers to continue organic farming; (3) determine the influence of attitudes, social support, capabilities, farm income, land area, age, education, and participation status on the intention of children of farmers to continue organic farming. The study was conducted descriptively and explanatory with a quantitative approach. Sampling was conducted purposively for children of organic farmers who are members of the Boyolali Organic Rice and Secondary Crops Farmers Alliance (APPOLI) and Pangudi Bogo aged 19-39 years. The number of samples in this study was 44 respondents who based on their participation status included 11 children of farmers who were not yet involved, 17 children of farmers who were semi-involved, and 16 children of farmers who were fully involved. Data analysis was conducted descriptively with average scores and positive responses as well as multiple linear regression analysis. The results of the study showed that: (1) the attitudes, social support, and capabilities of children of farmers were at a high level; (2) the level of intention of farmers' children to continue farming is in the high category; and (3) attitudes, social support, and capabilities have a significant positive influence on the intention of farmers' children to continue organic farming, and there is a significant difference in intention between farmers' children who are not yet involved and those who are fully involved.
Kata Kunci : niat, anak petani, pertanian organik, regenerasi petani