Tingkat kapitalisasi perkebunan kopi dan faktor-faktor yang mempengaruhinya di Kabupaten Lampung Selatan
NAWAWI, Nini, Drs. Lincolin Arsyad, M.Sc
2005 | Tesis | Magister Ekonomika PembangunanPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kapitalisasi tanah perkebunan kopi di Kabupaten Lampung Selatan dan faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kapitalisasi perkebunan kopi. Faktor-faktor yang diduga berpengaruh terhadap tingkat kapitalisasi tanah perkebunan kopi adalah luas lahan, jarak perkebunan ke jalan besar, jarak perkebunan ke pelabuhan, dan produktivitas Data yang digunakan adalah data primer melalui wawancara langsung kepada Kepala Cabang Dinas Perkebunan Kecamatan Penengahan, Kecamatan Way Lima, Kecamatan Kedondong, Kecamatan Punduh Pidada, dan Kecamatan Padang Cermin. Sebagian lagi merupakan data sekunder yang diperoleh melalui Dinas Perkebunan Lampung Selatan, BAPPEDA Lampung Selatan, dan dari KP. PBB Bandar Lampung. Penelitian ini menggunakan data kerat lintang dengan jumlah sampel yang digunakan sebanyak 82 data. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian yaitu analisis statistik yang dipakai untuk mengukur tendensi sentral dan kenormalan distribusi, tingkat kapitalisasi serta analisis regresi berganda untuk mengetahui pengaruh faktor-faktor tersebut di atas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rata-rata hitung tingkat kapitalisasi tanah perkebunan kopi di Kabupaten Lampung Selatan secara umum sebesar 7,89%. Melalui analisis regresi log-lin diperoleh hasil bahwa secara parsial jarak perkebunan kopi ke pelabuhan tidak signifikan, sedangkan luas lahan, jarak perkebunan ke jalan besar dan produktivitas mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap tingkat kapitalisasinya dan secara bersama-sama memberi pengaruh nyata terhadap tingkat kapitalisasi tanah perkebunan kopi di Kabupaten Lampung Selatan dengan daya jelas sebesar 83,06%.
This research is intended to analyze capitalization level of coffee plantation land and factors that influence capitalization level of coffee plantation land in Kabupaten Lampung Selatan. Factors were predicted influencing capitalization level of land at coffee plantation are the land width, distance between plantation and the road, distance between plantation and port, and data productivity which is used here is primary data through directly interview to branch chief-executive agency of plantation in Kecamatan Penengahan, Kecamatan Way Lima, Kecamatan Kedondong, Kecamatan Punduh Pidada, and Kecamatan Padang Cermin. For the other data, we use secondary data that is found through Plantation Agency in South Lampung, Local Development Planning Agency of South Lampung (BAPPEDA), and from KP.PBB Bandar Lampung. This research uses cross section data. The amount of sample used here are 82 data. We use analysis method in this research, namely, statistical analysis which is used to measure central tendency and distribution normalcy, capitalization level and multiple regressions to know the impact of those factors. The results of this research show that the average of capitalization level at coffee plantation land in Kabupaten Lampung Selatan is about 7.89%. Through log-lin regression analysis we found that distance between coffee plantation and the road partially have significant impact to its capitalization level and this simultaneously gives real impact to capitalization level of coffee plantation land in Kabupaten Lampung Selatan by real capacity, about 83.06%.
Kata Kunci : Perkebunan Kopi,Kapitalisasi, capitalization, coffee plantation